Cakap Tangani Covid-19, Taj Yasin Apresiasi Kinerja PMI Rembang

- Minggu, 17 April 2022 | 21:44 WIB
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen saat menghadiri pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Rembang masa bakti 2022-202, di Pendopo Museum RA Kartini. (suaramerdeka.com/dok)
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen saat menghadiri pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Rembang masa bakti 2022-202, di Pendopo Museum RA Kartini. (suaramerdeka.com/dok)

REMBANG, suaramerdeka.com - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang dalam menangani Covid-19, mendapat apresiasi Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen.

PMI Rembang dinilai mampu memenuhi permintaan darah dari kabupaten tetangga, serta aktif melakukan gerakan-gerakan kemanusiaan.

"Dari sisi kemanusiaan, PMI Rembang termasuk PMI yang progresif, kantornya juga lengkap, dukungan dari Pak Bupati sudah bagus."

"Ini perlu kita tingkatkan dan sinergikan dengan merangkul stakeholder yang ada di Kabupaten Rembang," kata Taj Yasin seusai pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Rembang masa bakti 2022-202, di Pendopo Museum RA Kartini, Sabtu, 16 April 2022.

Baca Juga: Ga Usah Nunggu 30 April 2022, Siaran TV Digital Sudah Bisa Dinikmati, Begini Caranya

Taj Yasin menambahkan, ketika lonjakan Covid-19 sekitar Juli - September 2021, banyak orang keluar masuk rumah sakit, bahkan meninggal dunia.

Dia menyebutkan berbagai upaya dilakukan PMI untuk menekan penularan Covid-19, di antaranya mengencarkan program Gedor Lakon (Gerakan Donor Plasma Konvalesen) yang diluncurkan Pemprov Jateng.

"Di Kabupaten Rembang saya juga bertemu dengan kawan-kawan relawan Covid Rangers. Ini juga disinergikan, bahwa embrio kemanusiaan di Rembang menunjukkan angka yang baik. Dan ini merupakan bagian yang diperintahkan oleh agama Islam," jelasnya.

Baca Juga: Ini 15 Link Nonton Film Gratis Terbaru 2022 Pengganti LK21, Layarkaca21 dan IndoXXI

Agama Islam, lanjut dia, diturunkan oleh Allah menjadi agama di dunia untuk menjaga nyawa. Menurut sebagian besar ulama, lebih utama menjaga nyawa, karena kalau nyawanya tidak ada maka siapa yang akan menjaga agama.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Serahkan DIPA dan TKD 2023, Dana Desa Jateng Rp 7,85 T

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:22 WIB

Kominfo Sosialisasikan RKUHP di Unsoed Purwokerto

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:50 WIB
X