Pemkab Pemalang Tambah Alat Deteksi Bencana Tanah Longsor

- Sabtu, 9 April 2022 | 11:48 WIB
Petugas memasang alat deteksi dini bencana alam tanah longsor atau early warning system (EWS) di Kecamatan Watukumpul. (suaramerdeka.com / Ali Basarah)
Petugas memasang alat deteksi dini bencana alam tanah longsor atau early warning system (EWS) di Kecamatan Watukumpul. (suaramerdeka.com / Ali Basarah)

PEMALANG, suaramerdeka.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menambah kembali alat sistem deteksi dini bencana alam tanah longsor atau early warning system (EWS).

Sebelumnya alat EWS tersebut sudah terpasang di 15 lokasi.

Kepala Bappeda Kabupaten Pemalang Sujarwo mengatakan tambahan EWS ini dipasang di Dusun Kalibengang, Desa Cikadu dan Dusun Tundagan, Desa Tundagan Kecamatan Watukumpul.

"Prioritas pemilihan titik lokasi EWS adalah daerah dengan jumlah potensi warga dan fasilitas umum yang terdampak bencana terbanyak," kata Sujarwo.

Baca Juga: Ngaji Milenial: Ihwal Seksual Remaja

Menurutnya EWS yang sudah terpasang di 15 titik terdapat di sembilan desa di wilayah Kecamatan Watukumpul.

Antara lain Desa Tundagan, Cikadu, Bongas, Pagelaran, Majalangu. Lalu di Desa Majakerta, Tlagasana, Cawet dan Bodas.

Sementara itu Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Sugiyanto menilai jumlah EWS yang ada saat ini dianggap masih kurang.

“Masih dibutuhkan (lagi) sebanyak 17 titik lokasi EWS tanah longsor dan tiga titik EWS banjir/rob,” kata Sugiyanto.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 9 April 2022: Tak Gentar, Aldebaran Gertak Balik Ricky

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Serahkan DIPA dan TKD 2023, Dana Desa Jateng Rp 7,85 T

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:22 WIB

Kominfo Sosialisasikan RKUHP di Unsoed Purwokerto

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:50 WIB

Jateng Optimistis: Siapkan Upaya Konkret Hadapi Resesi

Selasa, 6 Desember 2022 | 05:20 WIB
X