MUI Jateng Minta Aparat Lebih Tegas Hadapi Pelaku Ujaran Kebencian

- Selasa, 29 Maret 2022 | 21:38 WIB
Kepala Badan Kesbangpol Jateng Haerudin mewakili Gubernur Jateng membuka Halaqah Ulama. (suaramerdeka.com/dok)
Kepala Badan Kesbangpol Jateng Haerudin mewakili Gubernur Jateng membuka Halaqah Ulama. (suaramerdeka.com/dok)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng meminta aparat kepolisian dan Departemen Kominfo memberikan sanksi lebih tegas kepada pihak perorangan atau kelompok yang membuat pelanggaran hukum di media massa utama di media sosial.

"Sudah saatnya aparat bersikap tegas menghadapi pelaku ujaran kebencian (hate speech), pembuat dan penyebar berita bohong (hoaks), fitnah, adu domba dan merongrong kewibawan pemerintah yang sah melalui media sosial," kata MUI dalam rekomendasi Halaqah Ulama "Muhasabah Peran Ulama di Era Digital, di Hotel Khas Pekalongan, Senin, 28 Maret 2022.

Rekomendasi yang dibacakan Sekretaris MUI Jateng Agus Fathuddin Yusuf terdiri lima point.

Baca Juga: Bukan di LK21 atau IndoXXI, Ini Link dan Cara Nonton Film Jakarta vs Everybody di Bioskop Online

Antara lain disebutkan, ruang digital sangat besar pengaruhnya bagi kalangan luas terutama generasi milenial. Di dalam ruang digital tersebut semua orang berbicara agama.

"Pewarnaan di ruang digital oleh para ulama masih minim padahal audiens ruang digital sangat besar (202,6 juta orang hingga Januari 2021). Ruang digital dipenuhi dengan intoleransi, radikalisme dan terorisme, saling serang, sikut, saling menghinkan. Alangkah disayangkan jika konten-konten Islam yang ada di media online ternyata diisi oleh orang-orang dengan latar belakang yang kurang mumpuni di bidang ilmu agama, atau bahkan ajakan-ajakan kepada radikalisme," kata Wartawan Suara Merdeka itu.

Halaqah yang dibuka Kepala Badan Kesbangpol Haerudin mewakili Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, ditutup Ketua MUI Jateng Drs H Musman Tholib, Selasa (29/3) kemarin.

Halaqah diikuti pengurus MUI Kabupaten/Kota se-Jateng, dihadiri Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji dan Ketua Dewan Pertimbangan Drs H Ali Mufiz MPA.

Baca Juga: Nonton Film di LK21, IndoXXI Sudah Gak Bisa? Ini Situs Film Online Pengganti Lengkap dengan Linknya

Sebagai narasumber yaitu KH Ubaidulloh Shodaqoh SH, Rais Syuriyah PWNU Jateng menyampaikan materi "Dakwah dan Kepemimpinan Ulama di Era Digitak", Staf Ahli Bidang Hukum Menteri Agama RI Prof Dr H Abu Rokhmad Musaki,

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X