Pengurus PWI Bojonegoro 'Bedhol Desa' ke PWI Jateng, Studi Banding Tata Kelola Organisasi dan Inovasi Kegiatan

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 15:08 WIB
Ketua PWI Kabupaten Bojonegoro M Yazid menyerahkan cendera mata kepada Sekretaris PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana. (suaramerdeka.com/dok)
Ketua PWI Kabupaten Bojonegoro M Yazid menyerahkan cendera mata kepada Sekretaris PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana. (suaramerdeka.com/dok)


SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengelolaan tata organisasi dan inovasi kegiatan yang dilakukan PWI Jawa Tengah, diam-diam mencuri perhatian PWI Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Laksana 'bedhol desa', sebanyak 18 pengurus PWI Bojonegoro melaksanakan studi banding di kantor sekretariat PWI Jateng, Gedung Pers, Semarang, Jumat sore (25/2).

Dipimpin oleh ketuanya, M Yazid, rombongan besar itu diterima langsung Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS bersama jajaran pengurus harian.

Baca Juga: SE Menag soal Pedoman Penggunaan Pengeras Suara Regulasi Penting

Terlihat Wakil Ketua Bidang Pendidikan Solikun, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Achmad Ris Ediyanto, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Wartawan Bakti Yudatama, Sekretaris Setiawan Hendra Kelana dan Direktur UKW Widiyartono R.

Amir menyampaikan, pihaknya kaget dan merasa mendapatkan kehormatan dikunjungi rombongan PWI Bojonegoro.

Pada kesempatan tersebut, Amir menceritakan dinamika aktivitas organisasi yang dipimpinnya, mulai dari pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) guna menguatkan profesionalitas dan martabat insan pers, menjalin sinergitas dengan perguruan tinggi di Kota Semarang melalui Sekolah Jurnalistik, hingga perayaan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022 yang sarat inovasi dan menjadi terbesar selama penyelenggaraan HPN tingkat Jateng.

Baca Juga: Taj Yasin: Isra Miraj Sebagai Inspirasi Sains dan Perintah Sholat 5 Waktu

''Dalam perayaan HPN 2022 yang kami pusatkan di Kendal, memang tampil beda. Ada khataman Quran oleh Majelis Tadarus Quran Ashabul Kahfi yang anggotanya wartawan, Talkhow 4 Rektor, pemecahan rekor Muri minum kopi yang diikuti 5.555 perempuan dan One Day Tour. Jadi HPN kali ini menggabungkan nilai religius, akademis, unik dan pariwisata,'' beber Amir yang juga dosen, penulis buku dan penyair itu.

Tak lupa, Amir mengaku bersyukur dalam menggerakkan organisasi PWI didampingi orang-orang yang sevisi dan sejalan yang menganggap bahwa PWI sebagai rumah bersama, sehingga dalam berorganisasi dipenuhi dengan hati dan cinta.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X