OTG Kudus Enggan ke Luar Kota, Disiapkan Rusunawa Krapyak untuk Isolasi Terpusat

- Senin, 14 Juni 2021 | 12:32 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat berkunjung ke rusunawa Krapyak Kudus. (foto: jatengprov.go.id) (Cun Cahya)
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat berkunjung ke rusunawa Krapyak Kudus. (foto: jatengprov.go.id) (Cun Cahya)

KUDUS, suaramerdeka.com - Pemerintah menyiapkan Rusunawa, Bakalan, Krapyak, Kudus untuk tempat alternatif isolasi terpusat untuk pasien OTG yang enggan dirujuk ke luar kota.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan menempatkan pasien Covid-19 asal Kudus di tempat itu, sangat tepat untuk merespon keinginan sebagian mereka yang enggan di isolasi keluar daerah, termasuk ke Asrama Haji Donohudan di Boyolali.

Ia menyadari, psikologis tiap orang berbeda maka penanganannya juga harus disesuaikan.

Baca Juga: Ganjar Usulkan Gerakan 5 Hari di Rumah Saja di Kudus

Menurutnya lokasi tempat isolasi tersebut ternyata masih cukup untuk menampung tambahan pasien.

"Wah kalau gitu, kalau ada (pasien Covid-19), dorong ke sini aja. Daripada nanti yang ke Donohudan masalah. Komplain coba kita layani. Nanti kita bantu fasilitas. Mereka harus nyaman di sini,” kata Ganjar, saat mengunjungi Rusunawa, Bakalan, Krapyak, Kudus, Minggu 13 Juni 2021, dilansir dari laman jatengprov.go.id.

Ganjar juga berpesan agar seluruh petugas tetap berhati-hati.

Baca Juga: Kapolda Jateng Perintahkan Jajarannya Melakukan Sosialisasi Bahaya Covid-19 ke Masyarakat

Terutama saat berkontak erat dengan para pasien.

Apalagi, varian baru Covid-19 dari India terdeteksi sudah masuk ke Kudus.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X