Klaster Keluarga Dominasi Kenaikan Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo

Red
- Sabtu, 12 Juni 2021 | 20:57 WIB
RS Darurat Covid-19 di Technopark Sragen (Ilustrasi istimewa)
RS Darurat Covid-19 di Technopark Sragen (Ilustrasi istimewa)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Kenaikan kasus Covid-19 harian Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo dalam tiga hari terakhir didominasi dari kontak erat dan Klaster keluarga.

Dikutip dari suaramerdeka-solo.com, tercatat mulai tanggal 9 Juni 2021 hingga 11 Juni, kenaikan kasus harian tertinggi terjadi tanggal 10 Juni. Dimana pada hari itu tercatat ada 49 penambahan kasus positif.

Sedangkan pada tanggal 11 Juni, jumlahnya 44 kasus dan pada 9 Juni terdapat 32 kasus. Sehingga total data kumulatif kasus positif hingga 11 juni sebanyak 6.495.

Baca Juga: Update Corona 12 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Saat Ini Ada 108.324

Untuk pasien sembuh dan selesai isolasi mandiri sebanyak 5.733 orang, sedangkan pasien yang meninggal meninggal dunia ada 468.

Pasien yang menjalani rawat inap sebanyak 158 dan isolasi mandiri sebanyak 136.

Berdasarkan data si-Covid Sukoharjo per 9 juni, terdapat 263 kasus positif corona aktif masih tersebar di 12 kecamatan.

Baca Juga: Update Corona 12 Juni: Tambah 7.465 Kasus Covid-19 di Indonesia Kini 1.901.490 orang

Kecamatan Kartasura 17 orang, Baki 16 orang, Grogol 31 orang, Mojolaban 34 orang, Sukoharjo 45 orang, Polokarto 47 orang, dan Tawangsari 20 orang.

Kemudian Kecamatan Bendosari tujuh orang, Nguter 15 orang, Bulu 12 orang, Weru 15 orang, dan Kecamatan Gatak empat orang.

"Kenaikan itu berasal dari kontak erat kasus positif yang sudah ada, dari klaster keluarga," ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Artikel Terkait

Terkini

Guru PGSI Antusias Ikuti Program Perlindungan Sosial

Kamis, 23 September 2021 | 15:50 WIB
X