Ini Penjelasan Pertamina Soal Kebakaran Kilang Minyak Cilacap

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 14:35 WIB
Kebakaran di Pertamina Cilacap. (Ist)
Kebakaran di Pertamina Cilacap. (Ist)

CILACAP, suaramerdeka.com - Musibah kebakaran terjadi di area kilang minyak PT Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah, Jumat, (11/6) malam.

PT Pertamina (Persero) menyatakan tangki yang terbakar di Kilang Cilacap, Jawa Tengah, itu hanya berisi benzena yang menjadi bahan dasar untuk pembuatan produk petrochemical.

"Pada saat terbakar, tangki di area bundwall hanya berisikan sepertiga produk benzena atau sebanyak 1.100 barel dari kapasitas tangki 3.000 barel," kata Manager Communications, Relations, dan CSR Kilang Pertamina Cilacap Hatim Ilwan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (12/6).

Baca Juga: Juni, Cilacap Dijatah 1.440.880 Tabung Elpiji 3 Kg

Menurutnya, warga juga tidak terdampak insiden kebakaran tersebut karena lokasi kebakaran berada jauh dari pemukiman dan jalan raya.

"Kebakaran terjadi di salah satu area tangki penyimpanan yang lokasinya berada jauh di dalam kompleks kilang, bukan kilang atau pabrik pengolahannya," imbuhnya.

Pertamina memastikan pasokan bahan bakar minyak dan elpiji di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta tetap dalam kondisi aman usai insiden kebakaran tersebut.

Baca Juga: Orang yang Sudah Divaksin Covid 19 Akan Terdeteksi Kamera Canggih, Cek Faktanya

Kilang Cilacap merupakan satu dari enam Kilang Pertamina dan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari.

Kilang ini memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta bahan bakar minyak hasil pengolahan minyak mentah.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7.699 Warga Kota Siap Terima BST dari Kemensos

Rabu, 28 Juli 2021 | 16:13 WIB

Kemenkumham Jateng Vaksinasi Warga Binaan

Rabu, 28 Juli 2021 | 15:18 WIB

KONI Kebumen 'Diusir' dari Stadion Candradimuka

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:47 WIB
X