Pemkab Kudus Hentikan Sementara Pengiriman Pasien Isolasi ke Donohudan

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 06:30 WIB
RUSUNAWA KUDUS : Sejumlah petugas berjaga di Rusunawa Kudus yang menjadi lokasi isolasi mandiri terpusat pasien OTG Covid-19 di Kabupaten Kudus. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
RUSUNAWA KUDUS : Sejumlah petugas berjaga di Rusunawa Kudus yang menjadi lokasi isolasi mandiri terpusat pasien OTG Covid-19 di Kabupaten Kudus. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS, suaramerdeka.com – Pemkab Kudus menghentikan sementara pengiriman pasien isolasi ke Asrama Haji Donohudan.

Penghentian ini menyusul penuhnya kapasitas tempat tidur di Donohudan. Selain itu juga banyak sorotan dan keluhan pasien isolasi terpusat di sana.

Plh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Masut mengatakan, Pemkab Kudus telah mengirim sebanyak 529 orang pasien ke Donohudan.

Dua pasien di antaranya meninggal dunia saat menjalani isolasi terpusat.Pengelola Donohudan telah melakukan swab PCR kepada 209 pasien Covid-19 asal Kudus, kemarin.

Baca Juga: Mengenang Putut Wahyu Widodo, Perupa dan Artistik Suara Merdeka

Jika hasilnya negatif mereka akan segera dipulangkan.

“Kami sudah mengirim empat bus besar untuk menjemput mereka yang negatif. Namun hasil swab yang informasinya keluar pukul 10.00 pagi, hingga sore belum keluar,” katanya, Jumat (11/6).

Mas’ut mendapat informasi hasil swab akan keluar Jumat malam.

“Kami sudah kirim pendamping ke sana. Kami juga sudah berkoordinasi dengan seluruh camat agar mempersiapkan penjemputan di terminal wisata Bakalan Krapyak,” kata Mas’ut.

Baca Juga: Tumbuh Menggembirakan, Investor Pasar Modal Didominasi Kalangan Muda

Pihaknya belum bisa memastikan kapan akan kembali mengirimkan pasien ke Donohudan. Pemkab Kudus menyiapkan opsi untuk menggelar isolasi terpusat di Rusunawa.

Pasalnya dari 150 tempat tidur yang masih tersedia di Donohudan, diprioritaskan untuk isolasi warga Solo Raya.

“Kami juga mengevaluasi SOP pengiriman pasien ke Donohudan. Nantinya pasien yang usianya di atas 60 tidak akan dikirim ke sana. Kami tengah menyiapkan Rusunawa sebagai opsi isolasi terpusat di Kudus,” katanya.

Terkait keluhan minimnya nakes, obat, dan pasokan air minum, Mas’ut telah menyampaikannya ke pengelola Donohudan.

“Pihak sana berjanji akan memperbaiki SOP penanganan pasien,” katanya.

Pemkab Kudus menyiapkan 308 tempat tidur untuk isolasi terpusat. Lokasi itu tersebar di Rusunawa 180 tempat tidur,

Balai Diklat Sonyawarih Menawan 68 tempat tidur, Graha Muria di Colo sebanyak 60 tidur.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa MAN Purbalingga Diminta Teladani Nabi Muhammad

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Ajakan Warga Mangunan Jaga Hutan lewat Tradisi Kenduri

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:32 WIB
X