Terjadi Peningkatan Kasus Covid-19, Pemerintah Mematikan Lampu Lampion Pasar Gede Solo untuk Cegah Kerumunan

- Selasa, 8 Februari 2022 | 13:50 WIB
kasus Covid-19 mengalami peningkatan, pemerintah mematikan lampu lampion Imlek di Pasar Gede. (foto: pikiran rakyat)
kasus Covid-19 mengalami peningkatan, pemerintah mematikan lampu lampion Imlek di Pasar Gede. (foto: pikiran rakyat)

SOLO, suaramerdeka.com – Kasus Covid-19 yang terus mengalami peningkatan di Kota Surakarta menyebabkan pemerintah setempat memutuskan untuk mematikan lampu lampion Imlek di sekitar kawasan Pasar Gede.

Gibran Rakabuming Raka selaku Wali Kota Surakarta mengatakan, lampion akan dimatikan selama satu minggu ke depan, dan akan dilakukan evaluasi pada minggu selanjutnya.

“Seminggu ini kami evaluasi, saya sarankan jangan berkerumun,” kata Gibran di Solo, Selasa, 8 Februari 2022.

Baca Juga: Bupati Langkat Nonaktif Terancam Dua Dakwaan, di Antaranya Kasus Kerangkeng Manusia

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan penyebaran virus corona yang terus meningkat akhir-akhir ini.

“Fatality rate-nya masih rendah, tenang saja. Nggak usah panik. Wis bisa diatasi. Bismillah,” tutur Gibran.

Mengenai hal itu, Ketua Panitia Imlek Bersama 2022 Surakarta, Sumartono Hadinoto, mengatakan saat ini kondisi penyebaran Covid-19 sedang tidak baik.

Baca Juga: Presiden Tetap Tidak Berkewajiban Resmikan Dewan Pers

Setelah dilakukan rapat koordinasi penanganan, lampion akan dimatikan sementara waktu, mengikuti ditiadakannya pembelajaran tatap muka (PTM) selama satu minggu ini.

Sumartono menjelaskan, lampion yang dimatikan sementara ada di bebarapa lokasi, yakni kawasan Pasar Gede dan Halaman Balai Kota Surakarta.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Memanen Matahari, Memanen Padi

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:24 WIB
X