Kalibuntu Dikembangkan Jadi Wisata Alam dan Edukasi

- Selasa, 19 September 2017 | 21:18 WIB
PANORAMA ALAM: Mahasiswa IAIN Purwokerto berfoto dengan latarbelakang pemandangan wisata Kali Buntu Desa Tegalretno Kecamatan Petanahan. (suaramerdeka.com/Supriyanto)
PANORAMA ALAM: Mahasiswa IAIN Purwokerto berfoto dengan latarbelakang pemandangan wisata Kali Buntu Desa Tegalretno Kecamatan Petanahan. (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Sejak resmi dibuka pada 31 Agustus lalu, Kalibuntu Desa Tegalaretno, Kecamatan Petanahan Kebumen menarik kunjungan wisatawan. Tak hanya menyajikan indahnya panorama alam, sejumlah wahana dan fasilitas baru kini bisa dijumpai di
kawasan wisata yang berada di titik pertemuan Sungai Lukulo dengan laut selatan.

Objek wisata ini berjarak sekitar 20 km dari pusat Kota Kebumen. Namun bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau empat. Disebut Kalibuntu, karena lokasinya berada persis di muara dari Sungai Lukulo yang kebetulan berada di wilayah Desa Tegalretno.

Dengan mengangkat tema Wisata Edukasi, Obwis Kali Buntu nantinya bisa menjadi obwis wisata keluarga, sekaligus edukasi bagi anak anak. Tak hanya itu, bagi anak muda juga telah disediakan spot-spot untuk berswafoto dengan latar belakang hutan cemara dan laut lepas.

Selain berfoto-foto, pengunjung juga bisa mengajak anak-anak bermain ayunan sambil mengenalkan anak-anak pada huruf abjad, huruf jawa, dan lainnya dengan warna menarik. Yang tak boleh dilewatkan pengunjung juga bisa menikmati susur sungai Kali Buntu dengan sampan. Pengunjung juga bisa memancing di Kali Buntu yang banyak ikan blanaknya.

"Di lokasi, pengelola menyiapkan sampan yang merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan melalui progam PKPT tahun 2015,"
ujar Sekretaris Desa Tegalretno, Teguh Priyatno, Selasa (19/9).

Tambah Wahana

Pihak desa, imbuh Teguh, telah berkomitmen penuh mengembangkan Obwis Kali Buntu sebagai kawasan wisata andalan. Sejauh ini, persiapan terus dilakukan.

Sebelumnya, pihak Karangtaruna setempat dan mahasiswa KKN IAIN Purwokerto telah melakukan pengecatan jembatan serta memoles hutan cemara laut dan menambah sejumlah wahana permainan anak-anak.

Pembukaan secara resmi telah dilakukan pada 31 Agustus bersamaan dengan pelepasan mahasiswa KKN IAIN Purwokerto. Dari pemerintah desa juga sudah menganggarkan di tahun 2018 terkait wisata Desa.

Halaman:

Editor: Nugroho

Terkini

X