Pemkot Pekalongan-BPJamsostek Tingkatkan Perlindungan bagi Pekerja Informal

- Selasa, 18 Januari 2022 | 16:28 WIB
Pemkot Pekalongan-BPJamsostek Tingkatkan Perlindungan bagi Pekerja Informal (suaramerdeka.com/dok)
Pemkot Pekalongan-BPJamsostek Tingkatkan Perlindungan bagi Pekerja Informal (suaramerdeka.com/dok)



PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Pemkot Pekalongan dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) terus berupaya meningkatkan cakupan perlindungan bagi pekerja sektor informal.

Dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan para pekerja informal.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DI Yogyakarta Cahyaning Indriasari mengatakan, masih banyak pekerja informal yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Di antaranya nelayan, pembatik dan petani.

Baca Juga: Menpora Puas Dengan Prokes IBL 2022

“Masih banyak masyarakat yang mengira untuk daftar BPJS Ketenagakerjaan harus jadi pegawai. Nelayan, pembatik, boleh daftar.

Kami terus mendorong kepesertaan sektor informal,” kata Cahyaning di sela-sela Rapat Pimpinan Kantor Wilayah Jateng-DI Yogyakarta di Hotel Horison, Senin (17/1).

Menurutnya, berbagai manfaat akan didapatkan peserta dengan iuran Rp 16.800 perbulan. Di antaranya, jika mengalami kecelakaan kerja, biaya pengobatan ditanggung sampai sembuh.

Baca Juga: Lirik Lagu Terbaru Ambyar Mak Pyar Ndarboy Genk Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia 

Selain itu, jika peserta meninggal akan mendapatkan santunan sebesar Rp 42 juta, dan dua orang anaknya dipastikan tidak putus sekolah karena diberikan beasiswa hingga perguruan tinggi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X