Razia Knalpot Brong Satlantas Polres Blora, 130 Sepeda Motor Terjaring

- Senin, 17 Januari 2022 | 08:48 WIB
Petugas Satlantas Polres Blora merazia sepeda motor yang memakai knalpot brong. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
Petugas Satlantas Polres Blora merazia sepeda motor yang memakai knalpot brong. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com - Tindakan tegas diambil petugas Satlantas Polres Blora, dengan merazia sepeda motor yang memakai knalpot brong, Sabtu 15 Januari 2022 malam.

Razia digelar di dua titik strategis yang biasa dilewati sepeda motor dengan knalpot brong, asing-masing di bundaran Tugu Pancasila dan depan Kantor Satlantas Polres Blora.

Dalam razia yang dipimpin Kasat Lantas, Polres Blora, AKP Edi Sukamto,SH,MH tersebut, 182 pelanggar lalu lintas berhasil ditindak.

Rinciannya, pelanggaran sepeda motor dengan knalpot brong sebanyak 130 buah dan 52 lainnya pelanggaran lalu lintas yang dapat menimbulkan fatalitas kecelakaan.

Baca Juga: Weton Minggu Pahing Paling Introvert, Waspada Jika Sudah Tersulut Emosi

Dijelaskan Kasat Lantas AKP Edi Sukamto, jumlah motor yang disita sebanyak 144 buah.

Menurut mantan Kasat Sabhara Polres Klaten itu, razia digelar lantaran banyak aduan dari masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan maraknya kendaraan dengan knalpot brong

Razia knalpot brong ini adalah atensi Kapolda Jawa Tengah untuk mewujudkan Jateng Zero Knalpot Brong. Juga dalam rangka menindaklanjuti banyaknya aduan dari masyarakat yang mengeluhkan pengendara motor menggunakan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan serta ketidaknyamanan warga,” ungkap AKP Edi Sukamto.

Bagi masyarakat yang terkena razia knalpot brong dan kendaraannya disita di Satlantas Polres Blora dapat mengambil dengan beberapa persyaratan.

Baca Juga: Letusan Tonga Berpotensi Tsunami 3 Meter, Jepang Imbau Warga Mengungsi

“Pemilik motor diperkenankan mengambil kendaraannya dengan syarat harus mengganti knalpot brong dengan knalpot standar setelah sidang,” jelas AKP Edi.

AKP Edi berharap, masyarakat selalu mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk tidak mengganti knalpot standar dengan brong.

Selain mengganggu pengguna jalan lain dan masyarakat di sekitar lokasi, knalpot brong juga melanggar pasal 285 ayat 1 undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan.***

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X