Identifikasi Anggrek Merapi, TNGM Terkendala Lokasi

Ant
- Sabtu, 9 September 2017 | 08:48 WIB

SLEMAN, suaramerdeka.com - Taman Nasional Gunung Merapi tengah fokus mengidentifikasi jenis tanaman anggrek yang hidup di kawasan lereng Gunung Merapi.

Identifikasi terhadap jenis-jenis anggrek Merapi tersebut memang tidak mudah. Hal tersebut diungkapkan  Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Dhani Suryawan, Sabtu (9/9).

"Memang tidak mudah untuk melakukan identifikasi maupun menemukan jenis-jenis anggrek Merapi karena terkendala medan yang cukup curam dan lokasi tumbuhnya anggrek berada pada medan yang curam, terutama di lahan bekas terkena erupsi Gunung Merapi 2010," kata Dhani.

Diketahui, kawasan yang banyak ditumbuhi anggrek adalah lereng sebelah selatan. Tepatnya di wilayah Kecamatan Cangkringan. "Tanaman anggrek banyak tumbuh di wilayah Kecamatan Cangkringan, lokasinya yang tinggi," katanya.

Meski begitu, mengidentifikasi jenis anggrek yang sudah diketemukan pun sulit. "Karena menentukan jenisnya itu, harus terlihat ketika berbunga. Kalau tidak sedang berbunga, sulit diketahui itu jenis apa," katanya.

Dhany mengatakan, pascaerupsi Gunung Merapi 2010, pihaknya sudah beberapa kali melakukan survei.

"Memang jumlah temuannya meningkat. Dulu ada sekitar 51 jenis, sekarang sekitar 65," katanya.

Ia mengatakan, meski demikian, sampai kini jumlah jenis anggrek belum sepenuhnya pulih. Karena sebelum bencana 2010, tercatat ada sekitar 97 jenis.

"Belum semua jenis anggrek Merapi dapat ditemukan, lagipula jenis anggrek Merapi kemungkinan ada jenis baru," katanya.
 

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

30.000 Desa Nikmati Program Pamsimas

Selasa, 21 September 2021 | 22:04 WIB

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB
X