Cegah Kebakaran Hutan, Pesawat Tanpa Awak Siap Patroli

- Kamis, 13 Januari 2022 | 23:55 WIB
Presiden Jokowi melihat dari dekat pesawat tanpa awak pendeteksi kebakaran hutan karya peneliti UGM.(Foto: ist)
Presiden Jokowi melihat dari dekat pesawat tanpa awak pendeteksi kebakaran hutan karya peneliti UGM.(Foto: ist)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kebakaran hutan di sebagian wilayah Indonesia terjadi secara rutin setiap musim kemarau. Penyebabnya, faktor alam dan manusia.

Pemerintah mengupayakan berbagai cara mencegah dan mengatasi kebakaran tersebut.

Sejumlah pihak juga berusaha membantu pemerintah, salah satunya tim peneliti Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik UGM yang mengembangkan pesawat tanpa awak untuk deteksi dini kebakaran hutan.

Pesawat tanpa awak yang diberi nama Elang Caraka mampu terbang selama enam jam dengan jarak tempuh 200 kilometer untuk melakukan pengawasan wilayah secara autonomous.

Baca Juga: Pinjaman Online Solusi Kagetan, Ini 7 Tips Cara Aman dan Mudah Serta Jaminan Cair

Menurut ketua tim, Dr Gesang Nugroho ST MT, operator dapat mengendalikan pesawattanpa awak dari jarak jauh serta melihat rekaman gambar secara langsung melalui monitor yang ada di Ground Control Station.

Pesawat siap melakukan patroli memantau kondisi hutan terutama yang di daerah yang rawan kebakaran.

''Elang Caraka dikembangkan sebagai solusi mencegah meluasnya kebakaran hutan yang ada di Indonesia. Beberapa tahun belakangan kawasan hutan mengalami penyusutan, sebagian besar akibat peristiwa kebakaran hutan dan pembalakan liar,'' ujar Gesang.

Kondisi geografis, medan lahan gambut yang luas, kurangnya akses jalan, terbatasnya sumber daya manusia, dan minimnya fasilitas menimbulkan masalah yang cukup besar untuk melakukan pemantauan dan pemadaman dini kebakaran.

Baca Juga: Chord Kunci Gitar Sahabat Dulu - Prinsa Mandagie (OST Layangan Putus), yang Filmnya Trending di 25 Negara

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mantan Ketua DPRD Jateng Mardijo Tutup Usia

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:12 WIB

Anggota Ikadin Diminta Jangan Nodai Kode Etik Advokat

Jumat, 30 September 2022 | 13:58 WIB

Muktamar Muhammadiyah Bangkitkan PAD Daerah

Rabu, 28 September 2022 | 06:10 WIB
X