Dugaan Oknum Polisi di Purbalingga Jadi Supplier BPNT, Ini Penjelasan Polda Jateng

- Kamis, 13 Januari 2022 | 17:56 WIB
Dugaan Oknum Polisi di Purbalingga Jadi Supplier BPNT, Ini Penjelasan Dari Polda Jateng. (Dok. OJK)
Dugaan Oknum Polisi di Purbalingga Jadi Supplier BPNT, Ini Penjelasan Dari Polda Jateng. (Dok. OJK)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Muncul dugaan oknum polisi menjadi supplier beras BPNT periode 13-14 di Kecamatan Rembang, Purbalingga.

Polda Jawa Tengah pun melakukan penyelidikan terkait penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga.

Penyelidikan ini didasarkan atas pemberitaan media setempat tentang dugaan oknum anggota Polri Polres Purbalingga yang ikut mengelola BPNT pada sejumlah desa di Kecamatan Rembang.

Baca Juga: Viral NFT, Reza Arap Beli Foto Selfie Ghozali Everyday Seharga Rp18,5 Juta

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyatakan dari hasil penyelidikan diketahui bahwa penyaluran BPNT periode ke 13 dan 14 di desa Sumampir, desa Wanogara Kulon dan desa Wanogara Wetan Kecamatan Rembang diterima 1.171 keluarga penerima manfaat.

Sedangkan penyalur bantuan tersebut, lanjutnya, ada empat e-warung yang salah satunya milik Ruswandi yang belakangan diketahui merupakan orang tua Aipda S.

"Ini yang kemudian diinformasikan kalau Aipda S menjadi penyalurnya, padahal bukan. Meski keduanya memiliki hubungan keluarga," kata Kabidhumas.l Polda Jateng, Rabu, 12 Januari 2022.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Kembalikan Guru P3K Ke Sekolah Asal

Fakta lain yang diungkap dari penyelidikan Polda Jateng menurut Kombes M Iqbal adalah Kades Sumampir, Siswono, yang merasa tidak pernah memberikan keterangan bahwa ada oknum polisi yang menjadi suplier BPNT.

Namun apapun itu, Polri berkepentingan dalam mengawal penyaluran BPNT yang sesuai prosedur dan tepat sasaran.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mantan Ketua DPRD Jateng Mardijo Tutup Usia

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:12 WIB

Anggota Ikadin Diminta Jangan Nodai Kode Etik Advokat

Jumat, 30 September 2022 | 13:58 WIB

Muktamar Muhammadiyah Bangkitkan PAD Daerah

Rabu, 28 September 2022 | 06:10 WIB
X