Dinilai Berbahaya, Wahana Crane Ngopi In The Sky Dihentikan Sementara

- Jumat, 7 Januari 2022 | 07:45 WIB
Penggunaan Mobile Crane di Wahana Ngopi in The Sky di obyek wisata Teras Kaca Pantai Nguluran, Gunungkidul (Twitter/@jogjadotnet)
Penggunaan Mobile Crane di Wahana Ngopi in The Sky di obyek wisata Teras Kaca Pantai Nguluran, Gunungkidul (Twitter/@jogjadotnet)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Pemda DIY memutuskan menghentikan operasional mobil crane pada wahana Ngopi in The Sky Teras Kaca, Pantai Nguluran, Gunungkidul.

Penghentian operasi mobil crane pada wahana itu karena dari hasil evaluasi dinilai membahayakan wisatawan.

"Keamanannya dipertanyakan karena crane yang digunakan pada wahana itu peruntukannya mengangkut barang, bukan manusia," kata Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, Kamis 6 Januari 2022.

Pihaknya menghargai ide dan kreativitas yang dilahirkan oleh pengelola tempat wisata tersebut.

Baca Juga: Ini 5 Ucapan Kasih Sayang Hari Valentine Berbahasa Inggris dan Artinya, Cocok untuk Pasangan Mabuk Cinta

Namun begitu, faktor keamanan menjadi poin utama yang harus dipatuhi, dan jika tidak mengantongi persyaratan izin, maka penyelenggaraan wisata itu tidak bisa dilanjutkan.

"Berdasar informasi yang kita terima, penggunaan crane belum ada izin. Kami hentikan dulu operasionalnya sampai persyaratan terutama sertifikasi keselamatan pengunjung terjamin," terang Aji.

Penghentian operasional crane yang diketahui disewa dari luar kota itu merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjamin keamanan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Rahadjo mengatakan, wahana ini dihentikan karena membahayakan wisatawan.

Baca Juga: PSIS Semarang Takluk dari Persija 1-2, Lanjutan Liga 1 di Bali

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Memanen Matahari, Memanen Padi

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:24 WIB
X