Sewa Orang Bayaran, Warga Bojonegoro Tega Culik Istri Sendiri

- Senin, 3 Januari 2022 | 07:45 WIB
Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Setiyanto,SH,MH (baju putih), memberi keterangan terkait kasus penculikan warga Bojonegoro pada istri sendiri. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Setiyanto,SH,MH (baju putih), memberi keterangan terkait kasus penculikan warga Bojonegoro pada istri sendiri. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com - Entah setan mana yang merasuki Muhammad Supriyadi (27), warga Kecamatan Ngasem, Bojonegoro karena tega menculik istri sendiri, Siti Nur (22), warga Kecamatan Kradenan Blora, yang notabene istri sendiri.

Dalam aksi penculikan sang istri, Muh Supriyadi menyewar dua orang bayaran, masing-masing Subiono (43) dan Mohammad Sugito (33), yang juga warga Ngasem Bojonegoro, dengan memberi imbalan uang Rp 50 juta.

Berkat kerja keras Tim dari Satreskrim Polres Blora, ketiga tersangka aksi penculikan berhasil ditangkap.

"Dalam pemeriksaan ternyata otak dari pelaku penculikan itu adalah suami korban sendiri, yang saat ini masih dalam proses perceraian," jelas Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Reskrim AKP Setiyanto,SH,MH.

Baca Juga: Renovasi Area Makam KH Sholeh Darat, Peziarah Tak Diperkenankan Mengenakan Alas Kaki

Dikemukakan, kejadian berawal dari laporan Wagini (45), ibu korban, dan dari penelusuran, penculikan ini sudah direncanakan suami korban, yang memang tengah dalam proses perceraian dengan sang istri.

Sebenarnya, aksi serupa sempat dilakukan tersangka, Senin 20 Desember 2021 malam di rumah korban, namun tidak berhasil.

Untuk menculik sang istri, Muh Supriyadi memberi iming-iming para tersangka upah sebesar Rp. 50 juta.

Saat, para tersangka sudah menunggu korban di depan Pengadilan Negeri Agama Blora, Desa Seso, Kecamatan Jepon Blora.

Baca Juga: Emak-emak di Grobogan Minta PDAM Stop Ambil Air di Sendangmudal

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X