Sengkarut Proyek Mandala Krida Pengaruhi Persepsi Persaingan Usaha di DIY

- Sabtu, 11 Desember 2021 | 21:00 WIB
 MEGAH: Suasana Stadion Mandala Krida Kota Yogyakarta saat digunakan sesi uji lapangan salah satu tim Liga 2 baru-baru ini. Stadion yang juga kandang PSIM Yogyakarta itu menjadi salah satu venue olahraga terbaik yang dimiliki DIY. (suaramerdeka.com/Gading Persada)
MEGAH: Suasana Stadion Mandala Krida Kota Yogyakarta saat digunakan sesi uji lapangan salah satu tim Liga 2 baru-baru ini. Stadion yang juga kandang PSIM Yogyakarta itu menjadi salah satu venue olahraga terbaik yang dimiliki DIY. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

 

 

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Hasil pengukuran indeks persaingan usaha tahun 2021 menempatkan DIY di peringkat dua.

Capaian ini naik drastis dibanding tahun lalu di mana DIY berada di tingkat 13 dengan indeks 4,9.

Mengacu survei yang dihimpun Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), indeks tahun ini menembus 5,39 dari skala maksimal 7.

Baca Juga: Belum Usai Kasus Pencabulan di Bandung, Guru Ngaji di Tasikmalaya Cabuli 9 Santriwati

Nilai tertinggi ada pada sektor regulasi sedangkan paling rendah menyangkut kinerja.

"Kinerja ini termasuk efisiensi. Meskipun paling rendah, tapi indeks sektor kinerja di DIY masih berada di level 5," kata Kepala Kantor Wilayah VII KPPU, M Hendry Setyawan, Sabtu (11/12).

Tren ini berbanding terbalik dari tahun sebelumnya. Pada 2020, sektor kinerja menempati angka tertinggi.

Baca Juga: Pesantren Guru Cabul HW Diduga Ajarkan Paham Syiah, Pengakuan Warganet: Ada Kamar untuk Nikah Mut'ah

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Etika Digital dalam Bermedia Cegah Turbulensi Politik

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:48 WIB
X