BPPTKG: Peningkatan Status Gunung Merapi Tidak Ada Kaitannya dengan Aktivitas Gunung Semeru

- Rabu, 8 Desember 2021 | 11:30 WIB
Gunung Merapi. (foto twitter @bpptkg)
Gunung Merapi. (foto twitter @bpptkg)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Terjadi peningkatan status Gunung Merapi dari waspada ke siaga.

Namun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengatakan, bahwa peningkatan status Gunung Merapi itu tidak ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Semeru.

Sebab, kata BPPTKG, peningkatan status Gunung Merapi dari waspada menjadi awas sudah diumumkan sejak 5 November 2021, artinya jauh sebelum Gunung Semeru mengeluarkan awan panas, 4 Desember 2021.

Baca Juga: Cepu Raya Akan Dijadikan Kawasan Pusat Studi Migas Nasional

Selain itu Gunung Merapi dinyatakan memasuki masa erupsi sejak Januari 2021.

Hingga saat ini, seperti yang dikutip dari data BPPTKG, bahwa Gunung Merapi telah mengalami guguran lava pijar sebanyak sembilan kali selain menyemburkan awan panas.

Sedangkan guguran lava pijar dan awan panas akan mengarah ke selatan dan barat daya, tepatnya ke Sungai Kuning, Sungai Boyong, Sungai Krasak, Sungai Bedog, Sungai Bebeng, dan Sungai Putih.

Baca Juga: PPKM Level 3 Batal, DIY Tetap Perketat Pengawasan

Kemudian erupsi dari Gunung Merapi terjadi berupa lontaran material vulkanik sejauh 3 km dari puncak.

Oleh sebab itu, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di daerah yang berpotensi menjadi lontaran material vulkanik dan terjangan awan panas Gunung Merapi.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelar Haul Gus Dur, PKB dan NU Cilacap Berkolaborasi

Kamis, 13 Januari 2022 | 11:48 WIB
X