Tahun 2023, Blora Berpeluang Peroleh DBH Migas Blok Cepu

- Rabu, 8 Desember 2021 | 06:30 WIB
Bupati Blora,  H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, tengah berbincang-bincang dengan  Sekjen Kementerian ESDM RI, Dr. Ir. Ego Syahrial, M.Sc, di sela-sela acara  peresmian Laboratorium Pengolahan dan Produksi Air Minum milik PPSDM Migas. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, tengah berbincang-bincang dengan Sekjen Kementerian ESDM RI, Dr. Ir. Ego Syahrial, M.Sc, di sela-sela acara peresmian Laboratorium Pengolahan dan Produksi Air Minum milik PPSDM Migas. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com - Jika proses revisi regulasi perimbangan keuangan pusat daerah yang mengatur pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) Migas rampung di tahun 2023, di tahun itu Blora berpeluang memperoleh DBH migas dari Blok Cepu.

Hal itu disampaikan Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, di sela-sela acara peresmian Laboratorium Pengolahan dan Produksi Air Minum milik PPSDM Migas, di Kelurahan Karangboyo, Cepu, Senin 6 Desember 2021 sore.

Di acara itu hadir Sekjen Kementerian ESDM RI, Dr. Ir. Ego Syahrial, M.Sc, menyatakan dukungannya tentang revisi regulasi undang-undang perimbangan keuangan pusat dan daerah agar Kabupaten Blora bisa menerima dana bagi hasil (DBH) migas Blok Cepu.

Dikemukakan Bupati Arief, dirinya beberapa waktu lalu juga bersilaturahmi ke Dirjen Migas, Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc., PhD, IPU, terkait usaha revisi regulasi perimbangan keuangan pusat daerah yang mengatur pembagian DBH Migas.

Baca Juga: Dukung Mitigasi Erupsi Gunung Semeru, BMKG Pasang Dashboard Khusus Cuaca

“Alhamdulillah memang, semua permasalahan yang ada kita sampaikan dan beliau merespon baik untuk mengusahakan revisi undang-undangnya. Maka ini menjadi jalan terang bagi kami untuk menatap pembangunan yang lebih baik,” terang Bupati.

Jika proses revisi ini mulai dilakukan di akhir 2021, lanjut Arief, kemungkinan pengesahan revisi undang-undangnya akan dilakukan di 2022.

“Dengan demikian semoga bisa dilaksanakan di 2023, dalam artian di 2023 nanti Blora punya peluang memperoleh DBH migas dari Blok Cepu,” harap Arief.

Untuk diketahui, selama produksi migas Blok Cepu berlangsung, Kabupaten Blora tidak mendapat DBH migas hanya karena beda provinsi dengan kabupaten letak mulut sumur (Bojonegoro).

Baca Juga: PPKM Level 3 Batal, Ridwan Kamil: Warga Jangan Anggap Seolah Bebas

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelar Haul Gus Dur, PKB dan NU Cilacap Berkolaborasi

Kamis, 13 Januari 2022 | 11:48 WIB
X