Paper Bag dari Kertas Ramah Lingkungan Lebih Mudah Terurai Daripada Kantong Plastik

- Minggu, 5 Desember 2021 | 14:06 WIB
paper bag dari kertas ramah lingkungan. (foto: portaljember.pikiran-rakyat.com)
paper bag dari kertas ramah lingkungan. (foto: portaljember.pikiran-rakyat.com)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Sampah selama ini masih menjadi persoalan krusial. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) menyebutkan, volume sampah plastik tak terkelola bisa mencapai 2 juta ton per tahun dan akan terus bertambah.

Keberadaan sampah itu dikhawatirkan akan mencemari tanah, sungai, dan lautan hingga berdampak pada kelangsungan hidup makhluk yang ada di ekosistem tersebut.

Sejalan dengan Peraturan Pemerintah terkait pengurangan sampah plastik sekali pakai seperti di DKI Jakarta, kota Denpasar, Banjarmasin, Balikapapan dan kota lainnya, Grade memberikan solusi kantong belanja sekali pakai dari kertas ramah lingkungan.

Baca Juga: Jelang Libur Natal 2021 dan Tahun Baru, Polres Pemalang Perketat Prokes Tempat Wisata

Produk paper bag dari kertas ramah lingkungan lebih mudah terurai dalam waktu satu bulan, sedangkan kantong plastik butuh waktu 200-1.000 tahun untuk terurai.

"Produk telah tersertifikasi food-contact, halal oleh MUI, SVLK hingga pabrik yang mengantongi HACCP sehingga aman saat digunakan konsumen," ujar Shodiqin selaku Manajer Div Paper Packaging PT Maesindo Indonesia.

Di samping itu, kebutuhan UMKM yang mengedepankan konsep ramah lingkungan membutuhkan produk kertas sebagai solusi kemasan dalam meningkatkan citra bisnisnya.

Baca Juga: Warga di Sleman yang Belum Punya KTP Tetap Bisa Divaksin, Dinkes: Kita Fasilitasi Semua Masyarakat

Pada event Food, Beverage & Chef (FBC) Festival 2021 tanggal 3-5 Desember 2021 di De Tjolomadoe, Solo, Grade turut berpartisipasi untuk lebih mendekatkan diri kepada pelaku UMKM.

Di pameran FBC Festival Solo ini, UMKM kuliner seperti bakery dan pengusaha kuliner lainnya dapat melihat langsung penggunaan produk cake case dan doilies paper diaplikasikan pada makanan.

Pelaku UMKM juga bisa berkonsultasi langsung untuk menentukan produk serta ukuran yang tepat bagi usahanya.

Baca Juga: Gading Paradise, Hadirkan Miniatur Eropa di Kebumen

Antusiasme pelaku UMKM ternyata cukup tinggi.

Selama 3 hari pameran, kunjungan mencapai 500 orang dengan total transaksi hingga Rp 250 juta didominasi oleh pengusaha roti, toko bahan kue, dan toko kemasan.

"Tren penggunaan produk kertas tidak akan pernah hilang seiring dengan kampanye pemerintah dalam mengurangi penggunaan produk plastik sekali pakai," tutupnya.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X