Warga di Sleman yang Belum Punya KTP Tetap Bisa Divaksin, Dinkes: Kita Fasilitasi Semua Masyarakat

- Minggu, 5 Desember 2021 | 11:35 WIB
Vaksinasi massal dari Polda DIY bagi UMKM dan masyarakat umum di Balai Desa Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Senin (6/9). (foto dok Polda DIY)
Vaksinasi massal dari Polda DIY bagi UMKM dan masyarakat umum di Balai Desa Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Senin (6/9). (foto dok Polda DIY)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Warga yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) tetap bisa mengikuti vaksinasi Covid-19.

Namun begitu, masyarakat disarankan agar segera mengurus pembuatan KTP elektronik ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Pasalnya jika tidak terekam di layanan kependudukan elektronik, catatan vaksinasi tidak bisa masuk di database aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga: Bripda Randy Bagus Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Meninggalnya Novia Widyasari, Ini Pasal yang Menjeratnya

"Prinsipnya, kita memfasilitasi vaksinasi bagi semua masyarakat termasuk yang belum memiliki KTP elektronik. Tapi nanti tidak bisa terdaftar di aplikasi PeduliLindungi padahal data tersebut penting semisal untuk kepentingan bepergian," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Novita Krisnaeni, Minggu, 5 Desember 2021.

Sampai sekarang sudah 90 persen warga Sleman yang mendapat vaksinasi dosis pertama Covid-19.

Namun menurut Novita, hanya sedikit diantaranya yang tidak memiliki KTP. Salah satun faktornya karena yang bersangkutan berstatus Warga Negara Asing.

Baca Juga: Gading Paradise, Hadirkan Miniatur Eropa di Kebumen

Selain itu ada pula orang yang tinggal di panti atau menderita gangguan jiwa. Para ODGJ dan penghuni panti ini didorong untuk secepatnya mengurus KTP elektronik melalui bantuan pengelola panti.

"Mereka yang belum punya KTP tetap kita masukkan data vaksinasinya secara manual," ujarnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X