Istimewa; Mansyur, Tarik Retribusi Sembari Keliling Pasar Edukasi Protokol Kesehatan ke Pedagang

- Kamis, 2 Desember 2021 | 20:27 WIB
Mansyur, Koordinator Pasar Grogolan Kota Pekalongan, bersama tim berkeliling pasar menyampaikan edukasi pentingnya penerapan prokes kepada pedagang. (suaramerdeka.com/Kuswandi)
Mansyur, Koordinator Pasar Grogolan Kota Pekalongan, bersama tim berkeliling pasar menyampaikan edukasi pentingnya penerapan prokes kepada pedagang. (suaramerdeka.com/Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Rambut kepalanya tak lagi hitam, dipenuhi uban. Hal itu menandakan usianya tak lagi muda.

Dengan mengenakan baju batik bermotif daun berwarna biru dan merah, dan mengenakan masker ia rela berjalan kaki berkeliling pasar menyapa satu per satu setiap pedagang di Pasar Grogolan Kota Pekalongan untuk menyampaikan edukasi pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes), Rabu 1 Desember 2021.

Ia berkomitmen menjadi contoh dalam penerapan prokes di lingkungan pedagang setempat, lantaran saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Sosok itu adalah Mansyur, Koordinator Pasar Grogolan Kota Pekalongan.

Baca Juga: Pak Bhabin Desa Kalongan Antar Jemput Lansia untuk Ikuti Vaksin

Semangatnya patut menjadi teladan, bagi siapapun termasuk kawula muda dan stakeholder lainnya, dalam upaya menekan penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19.

Hampir tiap hari, sembari menarik retribusi, ia selalu menyampaikan edukasi prokes kepada pedagang. Dirinya tak bosan-bosan, mengingatkan pedagang untuk memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak maupun menjauhi kerumunan.

Tidak lain, meski agak melelahkan dan tak mesti disambut positif oleh pedagang, ia tetap istikomah menyampaikan edukasi dimaksud, agar pedagang tehindar dari Covid-19 daan tidak muncul klaster penyebaran Covid-19 di pasar. Apalagi, diluar negeri sana, sudah muncul virus varian baru jenis Omicron.

"Saya tak bosan-bosan selalu menyampaikan pentingnya prokes ke pedagang, sembari menarik retribusi," tutur Manysur, disela-sela berkeliling Pasar Grogolan Kota Pekalongan, Rabu 1 Desember 2021.

Baca Juga: Masih Polemik, Tukar Guling Tanah Wakaf Kadilangu Terdampak Tol Semarang-Demak

Ia mengaku, dalam menyampaikan edukasi prokes, dibantu staff lainya secara bergantian. Edukasi prokes secara gencar ke pedagang sengaja dilakukan, pasalnya Covid-19 belum betul-betul hilang.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X