Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

- Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB
Kepala Desa Tlilir Fatkhur Rohman (suaramerdeka.com/dok)
Kepala Desa Tlilir Fatkhur Rohman (suaramerdeka.com/dok)




TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Di masa akhir penutupan musim tembakau tahun ini masih dirasa sangat tidak menguntungkan bagi petani.

Salah satu penyebabnya dari faktor musim dan cuaca yaitu kemarau basah sehingga berdampak pada menurunnya kualitas tembakau.

Sehingga gairah industri pabrikan rokok untuk membeli tembakau masyarakat Temanggung masih dirasa belum berpihak kepada petani.

"Memang ada tembakau per-kilo di beli dengan harga rp.100.000 dan sampai rp.200.000 tapi hanya beberapa bahkan cuman seglintir orang," kata Wirawan ketua APTI (Asosiasi Petani Tembakau) Temanggung Sabtu (27/11).

Baca Juga: Kalahkan Wakil India, The Minions Lolos ke Final Indonesia Open 2021

Namun dibalik itu, ia menyebutkan banyak dari petani di beli dengan harga Ro.50.000 hingga Rp.70.000.

"Karena terpengaruh hujan dan kurang tersinar matahari bahkan sampai hari inipun masih belum laku, bahkan jumlah yang belum dibeli ini masih banyak," jelasnya.

Ia juga meminta kepada pemerintah pusat untuk mengurai tembakau impor dimana tembakau dari Negara sendiripun masih banyak yang belum terjual.

"Selain itu kami sebagai petani juga menlok kenaikan cukai tembakau yang nantinya pasti akan berdampak negatif ke petani," tegasnya.

Baca Juga: Mobil Cher Calvin Disentuh V BTS, Penggemar: Sebut Harga Mobilmu, Aku Bayar

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X