Kasus Covid-19 Blora Bertambah 53, Jalan Protokol Disemprot Disinfektan

- Jumat, 11 Juni 2021 | 06:30 WIB
SEMPROT DISINFEKTAN  : Petugas gabungan menyemprotkan disinfektan di jalan protokol dan tempat fasilitas umum di Blora. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
SEMPROT DISINFEKTAN : Petugas gabungan menyemprotkan disinfektan di jalan protokol dan tempat fasilitas umum di Blora. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com - Jumlah kasus Covid -19 di Blora terus bertambah, bahkan data terbaru per Kamis (10/6/2021) ada tambahan 53 kasus baru.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora, Edy Widayat ketika dikonfirmasi membenarkanhal itu. "Ya memang benar, untuk dari mana asalnya tersebar dari beberapa wilayah di Blora,’’ paparnya.

Adanya tambahan kasus itu, total kasus Covid-19 di Blora mencapai 7.327. Dari jumlah itu, yang dinyatakan sembuh ada penambahan 39 orang, sehingga total pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 6.609 orang.

Baca Juga: Bertolak ke Brebes, Ganjar Cek Pelaksanaan Vaksinasi dan Instruksikan 3T

Untuk penderita covid yang meninggal tambah tujuh, sehingga total ada 383 orang penderita di Blora yang meninggal dunia.

Lalu, jumlah penderita yang dirawat di rumah sakit ada 66 orang, sedangkan yang menjalani isolasi mandiri sejumlah 269 orang.

Sementara itu, dari 16 kecamatan yang ada di Blora, ada empat kecamatan yang masuk kategori zona merah, masing-masing Kecamatan  Blora, Banjarejo, Kedungtuban dan Kecamatan Cepu.

Sebanyak sembilan kecamatan masuk zona orange, masing-masing Kecamatan  Kunduran, Ngawen, Tunjungan, Jati, Jepon, Jiken, Sambong, Randublatung, Kradenan.

Baca Juga: Lions Club Magelang Borobudur Host Resmikan Pemugaran Bilik Kamar Mandi

Lalu sisanya, tiga kecamatan, masing-masing Kecamatan Todanan, Japah dan Bogorejo masuk zona kuning, atau zona resiko rendah.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

TNGM Bantah Penambangan di Kawasan Hutan Merapi

Jumat, 18 Juni 2021 | 15:22 WIB
X