Pemprov Jateng Berikan Penghargaan 14 Wilayah Berdaya Saing Tinggi

- Kamis, 25 November 2021 | 18:57 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo usai memberikan penghargaan IDSD dan Krenova 2021 di gedung Gradhika Bhakti Praja. (suaramerdeka.com/Hanung Soekendro)
Gubernur Ganjar Pranowo usai memberikan penghargaan IDSD dan Krenova 2021 di gedung Gradhika Bhakti Praja. (suaramerdeka.com/Hanung Soekendro)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pemprov Jateng memberikan penghargaan kepada 14 kabupaten/kota pemenang Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) dan 3 pemenang Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2021.

Kreasi dan Inovasi tersebut nantinya akan terus dikembangkan menjadi produk yang dapat dikomersilkan.

Sejumlah 14 kabupaten/kota dengan indeks daya saing tertinggi yakni Kota Surakarta, Kota Semarang, Salatiga, Kota Pekalongan, Wonogiri, Sragen, Kabupaten Semarang.

Lalu Rembang, Purbalingga, Pati, Kudus, Kendal, Banyumas dan Batang. Ditambah 3 orang penerima penghargaan Krenova.

Baca Juga: Tiga Pebulutangkis Indonesia Masuk Nominasi BWF 2020/2021

Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Agung Koenmarjono mengatakan bahwa untuk bisa bersaing diperlukan kreativitas dan inovasi.

“Alhamdulillah seperti yang disampaikan Bapak Gubernur, sudah ada sekitar 327 inovasi untuk tahun ini di Jawa Tengah.

Baik inovasi dari perangkat daerah maupun inovasi dari masyarakat,” ujarnya, usai acara pemberian penghargaan di Gedung Gradhika Pemprov Jateng, Kamis 25 November 2021.

Menurutnya, kreasi dan inovasi tersebut akan terus dikembangkan dengan berkolaborasi bersama perguruan tinggi, komunitas inovatif, media massa, bahkan dunia usaha.

Baca Juga: Aksi Cinta Bumi, Blibli gandeng Bakti Lingkungan Djarum Foundation tanam 1.000 bibit pohon di Rembang

Hal itu agar produk kreasi dan inovasi itu dapat dilakukan komersialisasi dan hilirisasi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengutarakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap kabupaten/kota maupun masyarakat yang telah berhasil melakukan inovasi kreasi.

“Ini kita kasih penghargaan kepada mereka yang berhasil melakukan kreasi inovasi. Sehingga ada daya saing dari kabupaten/kota dan dari masyarakat yang ternyata temuannya cukup banyak,” tuturnya.

Diharapkan, temuan kreasi inovasi tersebut menjadi ruang yang bisa menyelesaikan persoalan yang melibatkan berbagai pihak.

Baca Juga: Suara Merdeka Network Sapa dan Perkenalkan Diri kepada HMIKS

“Kenapa perlu kreasi inovasi karena menyongsong era 5.0. Itu sebenarnya komunitas itu bisa menyelesaikan sendiri."

"Memadukan berbagai kekuatan, sumberdaya, termasuk teknologi informasi digital untuk menyelesaikan persoalan."

"Nah, ternyata banyak kabupaten/kota ini yang hebat-hebat. Bahkan tadi ada bagian masyarakat yang terlibat dan hasilnya cukup bagus, dan kita kasih penghargaan pada mereka,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Libur Akhir Tahun, Destinasi Wisata di Sleman Tetap Buka

Minggu, 28 November 2021 | 15:57 WIB

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB

Gebrak Bayi, Tradisi Berkah Si Buah Hati

Jumat, 26 November 2021 | 22:28 WIB

Polres Pemalang Tangkap Pembuat dan Penjual Uang Palsu

Kamis, 25 November 2021 | 16:12 WIB
X