Aksi Kreatif Anak Muda Magelang Kelola Lingkungan, Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

- Kamis, 25 November 2021 | 08:12 WIB
Proses pengolahan sampah Desa Tuksongo. (suaramerdeka.com / dok Telkom)
Proses pengolahan sampah Desa Tuksongo. (suaramerdeka.com / dok Telkom)

Dengan alat shredder, injection, dan extrusion, anak muda ini mengubah bongkahan plastik menjadi potongan kecil yang sesuai dengan kebutuhan.

Tak hanya itu, mereka juga mendorong masyakat sekitar untuk mengumpulkan sampah plastik yang dibuang wisatawan.

Melalui program #DaurBikinMakmur ini, Milzam dan kawan-kawan juga memanfaatkan sampah organik yang dikumpulkan dari warga Desa Tuksongo untuk menghasilkan Maggot - baby larva dari lalat jenis tentara hitam.

Mengapa maggot? Pertimbangannya maggot memiliki beberapa fungsi dan keuntungan. Yakni maggot dewasa dijual langsung ke konsumen sebagai bahan pakan ternak Budidaya Lele dan digunakan dalam proses pembuatan kompos non-organik.

Baca Juga: Pemkab Demak Pacu Budi Daya Ternak, Berikan Bantuan 8 Ekor Sapi

“Melalui program ini, kami memanfaatkan maggot hasil proses peleburan sampah organik untuk dijadikan pakan Lele,” jelas Milzam.

Program pengembangan TPS 3R Tuksongo Borobudur ini bekerjasama dengan Telkom Indonesia, di mana seluruh proses pengembangan ini saling berkaitan satu dengan lainnya.

Harapannya selain mengelola sampah sehingga ramah lingkungan juga lebih menguntungkan dari sisi finansial, serta bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Berkat program #DaurBikinMakmur tersebut masyarakat desa menjadi lebih “pintar” dalam pengelolaan dan pemanfaatan sampah.

Baca Juga: Lisa Blackpink Positif Terpapar Covid-19 Varian Baru, 3 Member Lain Jalani PCR

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X