Pura-Pura Jatuh, Taj Yasin Uji Kesigapan Relawan Bencana

- Rabu, 24 November 2021 | 16:30 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, pura-pura terjatuh untuk dalam mengecek kesigapan relawan bencana di Kabupaten Pekalongan (suaramerdeka.com /dokumentasi Humas Pemprov Jateng.)
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, pura-pura terjatuh untuk dalam mengecek kesigapan relawan bencana di Kabupaten Pekalongan (suaramerdeka.com /dokumentasi Humas Pemprov Jateng.)


PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Ada cara lain yang dilakukan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin dalam mengecek kesigapan relawan bencana di Kabupaten Pekalongan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin sengaja jatuh hingga membuat relawan dan tamu undangan panik dalam pembukaan Pelatihan Siaga Bencana di Markas PMI Kabupaten Pekalongan, Rabu, 24 November 2021.

Usai memberikan sambutan sekaligus membuka, Gus Yasin berkesempatan mengecek peralatan didepan peserta.

Baca Juga: Bahaya Buang Ingus Terlalu Kuat, Begini Cara yang Aman

Namun saat memegang tandu spintal tiba-tiba Gus Yasin sapaan akrabnya jatuh, dan sontak relawan berusaha memberikan pertolongan.

Bukanya mera sakit, Gus Yasin usai jatuh malah bertepuk tangan. 'Ngapapa- Ngapapa, " kata Gus Yasin sembari tepuk tangan dan ketawa.

Gus Yasin mengaku sengaja jatuh, saat pengecekan sarpras dan ternyata relawan langsung sigap memberikan pertolongan.

Baca Juga:  Olivia Rodrigo, Artis Termuda Kedua Raih Empat Nominasi Utama Grammy Award 2022

"Saya senang, bahkan tadi sebelum pelatihan sudah muncul siaga dari relawan. Tadi saya pura-pura jatuh ternyata langsung siaga semua, artinya mereka sebenarnya sudah memiliki jiwa menolong kepada masyarakat.

Untuk itu saya berharap ini pelatihan bukan hanya untuk diri mereka masing-masing akan tetapi dikonsep ditularkan kepada masyarakat yang ada di setempat, " jelas Gus Yasin yang juga Ketua Panglima Santri Gayeng Nusantara.

Gus Yasin mengaku senang sekali adanya pelatihan. Karena dalam pelatihan berasal dari berbagai kalangan masyarakat yang peduli.

Baca Juga: Google Maps Punya 3 Fitur Andalan Terbaru, Penasaran?

"Ini ada perwakilan organisasi organisasi, bahkan tadi yang menarik ada Santri Gayeng dari Pondok Pesantren kita ajak untuk tanggap bencana. Karena Kabupaten Pekalongan ini adalah daerah dari Laut sampai dengan Pegunungan," ujarnya.

Ketua PMI Kabupaten Pekalongan, Arini Harimurti mengatakan bahwa pelatihan dilaksanakan sebagai bentuk siaga bencana. Sebab Kabupaten Pekalongan merupakan daerah rawan bencana.

"Semoga melalui pelatihan pertolongan pertama dan evakuasi ini bisa mengantisipasi adanya korban," ucapnya.

Baca Juga: Robert Lewandowski Puncaki Top Skor Sementara Liga Champions, Ini Daftar Lengkapnya

Sementara Ketua Santri Gayeng Kabupaten Pekalongan KH Sabilah Rozak menambahkan dalam pelatihan telah mengikutkan anggotanya untuk ikut bergabung dalam penanganan bencana.

"Mudah mudahan dengan mengikuti pelatihan Siaga Bencana ini perwakilan Santri Gayeng bisa turut serta dalam mempercepat penanganan bencana sebelum ada korban, " harapnya.

Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi Humas Pemprov Jateng.

Halaman:
1
2
3

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB
X