Korban Dukun Pengganda Uang Meninggal Dunia, Dikira Karena Covid-19

- Rabu, 24 November 2021 | 15:41 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan dukun pengganda uang di halaman Mako Polres Magelang (suaramerdeka.com/Asef F Amani)
Polisi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan dukun pengganda uang di halaman Mako Polres Magelang (suaramerdeka.com/Asef F Amani)

Warga sekitar, sebut Slamet, takut menangani orang yang ditemukan meninggal secara mendadak.

Terlebih, menurutnya, tingkat penularan Covid-19 di Kabupaten Magelang saat itu sedang meningkat.

"Kalau tidak salah bulan Mei (2020). Di masyarakat tahunya (Muarif meninggal lantaran terpapar) Covid," katanya di Kantor Kepala Desa Sutopati, Selasa 23 November 2021.

Slamet mengakui petugas puskesmas sempat memeriksa jasad Muarif untuk mencari tanda-tanda penyebab kematian.

Baca Juga: Google Maps Punya 3 Fitur Andalan Terbaru, Penasaran?

Karena tak ada tanda kekerasan fisik, Muarif lantas segera dimakamkan dengan standar protokol kesehatan Covid-19 malam itu juga.

Polisi, lanjutnya, juga sempat menemui IS sebagi pihak terakhir yang ditemui Muarif. Lantaran tak menemukan kecurigaan dari IS dan penanganan jenazah yang terbatas, tewasnya Muarif dianggap sebab terpapar Covid-19.

"Cuma (IS) ditanya-tanya biasa. Memang waktu itu dari pihak kepolisian tidak mungkin posisi pandemi ditindaklanjuti. Cuma ditanya-tanya di rumah," ujarnya.

Muarif adalah korban keempat yang terungkap setelah Lasman (31), Wasdiyanto (38), dan Suroto (63).

Baca Juga: Robert Lewandowski Puncaki Top Skor Sementara Liga Champions, Ini Daftar Lengkapnya

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X