Anak-anak Ambil Alih Posisi Pejabat Tinggi Pemerintah Daerah di Jawa Tengah, Ada Apa?

- Minggu, 21 November 2021 | 09:04 WIB
seorang anak tengah mengambil alih posisi pejabat tinggi pemerintah daerah di Jawa Tengah dalam rangka Hari Anak Sedunia. (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)
seorang anak tengah mengambil alih posisi pejabat tinggi pemerintah daerah di Jawa Tengah dalam rangka Hari Anak Sedunia. (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Jawa Tengah mengambil alih posisi pejabat tinggi pemerintah daerah di Jawa Tengah, Sabtu, 20 November 2021.

Mereka menempati posisi gubernur, bupati, dan wali kota.

Bukan itu saja, mereka juga menduduki kursi jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak di sistem pemerintahan itu.

Baca Juga: Pemda DIY Dorong Semua Pekerja Dicover Jaminan Sosial

Kegiatan Kids Take Over pemerintahan itu mereka lakukan untuk memperingati Hari Anak Sedunia.

Itu berarti ada satu anak menjadi gubernur dan 33 anak menjadi bupati dan wali kota.

Kemudian satu anak menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jateng dan 33 anak menjadi pejabat yang sama di tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga: Leye dan Generasi Ketiga di Lipursari : Dulu Identik Makanan Jelata, Kini Lebih Mahal dari Beras (1)

Selain pejabat pemerintahan, ada 10 anak dari Pelopor Kebaikan di Jawa Tengah yang melakukan take over terhadap dua media.

Mereka adalah Rizqi, Annisa, Nadin, Hawila, Zahra, Hafshah, Afifah, Rinjani, dan Nayla menjadi reporter dan penyiar.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelar Haul Gus Dur, PKB dan NU Cilacap Berkolaborasi

Kamis, 13 Januari 2022 | 11:48 WIB
X