57 Santri Positif Covid-19, Ponpes di Banjarnegara Diisolasi

- Kamis, 10 Juni 2021 | 17:34 WIB
KONFERENSI PERS: Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menggelar konferensi pers terkait 57 santri di  salah satu pondok pesantren yang terkonfirmasi positif Covid-19. (suaramerdeka.com/Castro Suwito)
KONFERENSI PERS: Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menggelar konferensi pers terkait 57 santri di salah satu pondok pesantren yang terkonfirmasi positif Covid-19. (suaramerdeka.com/Castro Suwito)

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Sebanyak 57 santri di sebuah pondok pesantren di Banjarnegara dinyatakan positif Covid-19.

Konfirmasi tersebut didapatkan dari 100 sampel santri yang dilakukan tes usap PCR di RSUD Margono di Purwokerto.

“Terkait isu simpang siur mengenai kasus korona di salah satu pondok pesantren di Banjarnegara, hari ini kami menyampaikan hasil PCR yang baru kami dapatkan dari 100 sampel yang kami kirim ke RS Margono Purwokerto.

Didapatkan 57 orang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Bupati sekaligus Ketua Satgas Penanaganan Covid-19 Banjarnegara Budhi Sarwono, Kamis (10/6).

Baca Juga: Propam Polri Akan Periksa AKP Robin yang Dipecat Dewas KPK

Pihaknya tidak mempublikasikan nama-nama pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Selanjutnya, pasien tersebut akan menjalani karantina selama 14 hari di pondok pesantren. Untuk pasien yang mengalami gejala akan dilakukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.

“Alhamdulillah, dari 57 pasien itu hanya mengalami gejala ringan, dan sebagian merupakan pasien tanpa gejala. Puskesmas akan melakukan pemeriksan serta pemantauan setiap hari guna memamntau perkembangan pasien,” terangnya.

Bupati mengimbau kepada orang tua santri untuk tidak panik menyikapi hal tersebut. Orang tua dapat memantau kondisi putra-putrinya selama di karantina melalui sambungan telepon.

Pihaknya juga menjamin asupan gizi santri selama dalam masa karantina.

Baca Juga: BTS Meal McDonald's Laris Manis, BTS Ternyata Sumbang US$ 3,6 Miliar untuk Perekonomian Korea Selatan

“Setelah masa karantina berakhir, pemerintah daerah menugaskan Dinas Kesehatan, BPBD dan PMI untuk melakukan sterilisasi lingkungan pesantren agar santri-santri lain dapat kembali ke lingkungan pesantren dengan aman dan nyaman,” tandasnya.

Bupati kembali menekankan agar masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, makonsumsi makanan bergizi, bekerja yang semangat dan ,berolahraga agar imun tubuh meningkat. “Mari bersama kita berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X