Kerumunan Vaksinasi di Kantor Gubernur, Ganjar Harusnya Belajar dari Wilayah Lain

- Kamis, 10 Juni 2021 | 13:12 WIB
BERKERUMUN: Kerumunan peserta terjadi pada saat vaksinasi di kompleks kantor Gubernur Jateng. (suaramredeka.com / dok)
BERKERUMUN: Kerumunan peserta terjadi pada saat vaksinasi di kompleks kantor Gubernur Jateng. (suaramredeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kerumunan yang sterjadi pada saat vaksinasi di kompleks kantor Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjadi sorotan publik. Bahkan politikus PKB, Deny Septiviant menyebut memalukan.

Mestinya Gubernur Ganjar Pranowo belajar dari wilayah lain saat menggelar vaksinasi. Tidak boleh sembarangan, karena bisa jadi vaksinasi malah menjadi klaster baru penyebaran virus Covid 19.

Tak tanggung-tanggung, anggota Komisi A DPRD Jateng ini menyebut kerumunan pada saat vaksinasi di Kantor Gubernur Ganjar Pranowo itu sesuatu yang memalukan. Hal itu memperlihatkan kurangnya persiapan dan koordinasi pemerintah provinsi.

Baca Juga: Timbulan FLW di Indonesia Capai 23-48 Juta Ton/Tahun

Menurutnya, pemerintah selalu menindak masyarakat yang berkerumun, menyegel restoran, jangan sampai Gradhika juga disegel.

“Nanti yang menyegel rakyat. Kejadian ini memalukan dan membuktikan tidak rapinya perencanaan,” kata Deny Septiviant, Kamis (10/6).

Menurut Deny, seharusnya gubernur bisa berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota atas kegiatan vaksinasi tersebut. Kegiatan bisa digelar di masing-masing kabupaten/kota dengan stok vaksin yang dimiliki provinsi.

“Jangan terpusat di kota Semarang saja. Ada 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah ini. Apalagi katanya vaksinasi itu sedianya diprioritaskan bagi masyarakat lansia, dengan umur di atas 50 tahun. Prioritas ini yang harus menjadi perhatian gubernur,” sebutnya.

Baca Juga: Drh Nugroho Animal Center II Kembangkan Program Merdeka Belajar bersana FKH UGM

Deny membeberkan, masyarakat lansia dengan usia tersebut banyak ditemukan di desa-desa. Deny juga yakin, gubernur tahu di mana banyak lansia berada. Semua tingkatan pemerintahan juga memiliki data sebaran lansia.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belasan Kelompok Tani di Sleman Dibantu Alsintan

Jumat, 24 September 2021 | 14:49 WIB

BIN Door to Door Vaksin Warga Temanggung

Kamis, 23 September 2021 | 20:30 WIB
X