Tangani Covid-19, Gubernur Jangan Seperti Rambo

- Kamis, 10 Juni 2021 | 12:05 WIB
Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah Deny Septiviant. (PKB)
Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah Deny Septiviant. (PKB)

Deny membeberkan, masyarakat lansia dengan usia tersebut banyak ditemukan di desa-desa.

Deny juga yakin, gubernur Ganjar Pranowo tahu di mana banyak lansia berada.

Semua tingkatan pemerintahan juga memiliki data sebaran lansia.

“Kalau ada koordinasi dengan kabupaten/kota, maka vaksinasi bisa dilakukan dengan jemput bola. Tim provinsi dan kabupaten/kota bisa mendatangi para lansia yang ada di rumah masing-masing. Setelah cek kesehatan dan lain-lain, tinggal suntik vaksin,” bebernya.

Dengan datang ke desa-desa, kata Deny, juga bisa sebagai bagian kegiatan sosialisasi pentingnya vaksinasi.

Sebab masyarakat akan tahu sendiri bagaimana di vaksin, sekaligus manfaatnya.

“Karena masyarakat desa, apalagi para lansia juga bisa saja tak tahu bahwa ada vaksin bagi mereka. Karena kebanyakan hanya diunggah di media sosial,” katanya.

Vaksinasi di gedung Gradhika direncanakan berlangsung hingga Desember tahun ini.

Deny menghitung, dengan rencana tersebut masih ada sekira 120 hari untuk vaksinasi seperti yang digagas pemerintah provinsi.

“Kalau sehari ditarget 1.000, maka ada stok sekira 120 ribu dosis khusus dari provinsi. Ini kalau bisa dibagi 35 kabupaten/kota dan diprioritaskan bagi lansia, maka bisa menyasar 3.428 lansia di tiap kabupaten/kota,” jelas pengurus GP Ansor Jateng ini.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penutupan 27 Exit Tol di Jateng Diperpanjang

Sabtu, 24 Juli 2021 | 00:30 WIB
X