Angka Kasus Covid-19 di Kudus Turun 3 Hari Terakhir, Ganjar: Testing Tracing Jangan Kendor

Red
- Rabu, 9 Juni 2021 | 19:48 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus melakukan pemantauan penanganan Covid-19
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus melakukan pemantauan penanganan Covid-19

SEMARANG, suaramerdeka.com - Angka kasus Covid-19 di Kudus mulai mengalami penurunan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut penurunan kasus terlihat dalam tiga hari terakhir ini.

"Dalam tiga hari ini sudah turun (kasus penularan). Kemarin awal-awal itu sehari bisa 300 kasus bahkan lebih. Sekarang turun terus dan hari ini hanya 200 san kasus," kata Ganjar, Rabu 9 Juni 2021, seperti dikutip dari Pikiran-Rakyat.com.

Meski begitu, Ganjar meminta semua pihak tidak lengah. Pemkab Kudus harus terus meningkatkan tracing dan testing agar penanganan bisa optimal.

Baca Juga: Angka Covid-19 RI Capai 7.725 Orang, Koordinasi Daerah Kunci Penanganan Corona

"Tidak hanya di Kudus, tapi daerah sekitarnya yang merah-merah itu seperti Pati, Sragen, Demak dan sekitarnya saya minta testing tracingnya jangan kendor. Tingkatkan terus tidak boleh berhenti," tegasnya.

Ganjar mengatakan tidak masalah jika dari hasil tracing dan testing itu membuat temuan kasus menjadi lebih banyak. Hal itu justru semakin baik, karena treatmen bisa dilakukan lebih baik.

"Tingkatkan terus tracing dan testingnya. Ndak papa. Makin banyak kita ketahui, makin bagus kita melakukan treatmennya nanti," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, evakuasi pasien Covid-19 di Kudus ke tempat-tempat isolasi terpusat milik Pemprov Jateng terus dilakukan. Hal itu untk mengurangi tekanan di rumah sakit-rumah sakit rujukan.

Baca Juga: Banda Aceh Kembali Masuk Zona Merah, Kasus Covid-19 Capai 3.678 Orang

"Sementara kami evakuasi ke Donohudan Boyolali dan BPSDM Srondol. Kalau di sana penuh, kami masih punya banyak tempat lain. Ada STIE Bank Jateng, hotel di Kopeng, Banyumas dan lainnya," ucapnya.

Tapi untuk sementara, pihaknya masih berkonsentrasi di Donohudan dan BPSDM. Sebab di dua lokasi itu, semuanya sudah siap, baik sarana prasarananya hingga tenaga kesehatan.

"Dan dua tempat itu juga masih belum penuh, keterisiannya baru sekitar 50 persen. Sampai tadi siang kami masih evakuasi dari Kudus ke dua tempat itu," jelasnya.

Disinggung terkait kondisi pasien Covid-19 di Jateng, Yulianto mengatakan mayoritas adalah orang tanpa gejala (OTG). Sehingga tempat isolasi terpusat memang harus disiapkan.

"95 persen itu OTG, yang dirawat itu hanya sekitar 5 persen dari keseluruhan kasus Covid-19," pungkasnya

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Libur Akhir Tahun, Destinasi Wisata di Sleman Tetap Buka

Minggu, 28 November 2021 | 15:57 WIB

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB

Gebrak Bayi, Tradisi Berkah Si Buah Hati

Jumat, 26 November 2021 | 22:28 WIB

Polres Pemalang Tangkap Pembuat dan Penjual Uang Palsu

Kamis, 25 November 2021 | 16:12 WIB
X