JKN-KIS Capai 99,13 Persen, Kota Magelang Terima Sertifikat Kepesertaan UHC

- Rabu, 9 Juni 2021 | 17:39 WIB
Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz menyerahkan replika kartu JKN-KIS kepada peserta pada momen penyerahan sertifikat kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan Kedebutian Wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz menyerahkan replika kartu JKN-KIS kepada peserta pada momen penyerahan sertifikat kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan Kedebutian Wilayah Jawa Tengah dan DIY.

 

MAGELANG, suaramerdeka.com – Capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) warga Kota Magelang sebesar 99,13 persen. Capaian yang tinggi ini membawa Pemkot Magelang menerima sertifikat kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan Kedebutian Wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Sertifikat diserahkan oleh Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Dwi Martiningsih kepada Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz di halaman kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang, Rabu (9/6).

Dwi Martiningsih mengatakan, capaian ini berarti sebanyak 126.281 jiwa dari total penduduk Kota Magelang 127.394 jiwa telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sisanya 0,89 persen atau 1.113 jiwa belum menjadi peserta.

Baca Juga: Tidak Shalat Masuk Golongan Kafir, Ini Dasar Hukumnya

“Capaian ini menunjukkan Kota Magelang memiliki komitmen tinggi dalam mendukung pelaksanaan program JKN-KIS. Juga memiliki niat tulus untuk mensejahterakan warganya,” ujarnya.

Dia menuturkan, pemerintah tidak menginginkan warganya tidak memiliki jaminan kesehatan saat sakit. Maka, capaian UHC merupakan persoalan yang serius. Program ini sangat baik dan perlu dukungan Pemerintah Daerah dan memiliki manfaat yang tinggi.

Sesuai Perpres No 18/2020 tentang RPJM 2020-2024, pemerintah menetapkan UHC minimal 98 persen penduduk terdaftar dalam Program JKN pada tahun 2024. Selain Kota Magelang, daerah di Jawa Tengah dengan UHC tertinggi kedua adalah Kota Semarang dengan 95,45 persen. 

Kota Magelang lebih cepat 3 tahun dalam merealisasikannya dan ini daerah yang pertama di Provinsi Jawa Tengah yang mendeklarasikan UHC di atas 98 persen," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz mengutarakan, capaian ini merupakan hasil kekompakan seluruh komponen dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga legislatif, Forkopimda, termasuk masyarakat dan BPJS Kesehatan. 

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Sebanyak 494 Tenaga Medis Berebut Formasi ASN dan PPPK

Selasa, 28 September 2021 | 15:33 WIB

Kesongo Kembali Semburkan Lumpur, Warga Berhamburan

Selasa, 28 September 2021 | 12:30 WIB

Angka Stunting Tinggi, Pemerintah Libatkan Mahasiswa

Senin, 27 September 2021 | 19:18 WIB

Hujan Deras, Rumah Rusak Diterjang Longsor

Senin, 27 September 2021 | 15:40 WIB

2.302 Peserta Ikuti SKD CASN Pemkot Magelang

Senin, 27 September 2021 | 15:12 WIB
X