Lelang Proyek Lebih Awal, Pembangunan di Kota Magelang Digenjot Lagi

- Rabu, 9 Juni 2021 | 15:39 WIB
Tribun penonton mulai digarap lagi dengan proyek pembangunan kolam renang Gelora Sanden Kota Magelang tahap ke-7 senilai anggaran Rp 7,5 miliar yang diharap dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Tribun penonton mulai digarap lagi dengan proyek pembangunan kolam renang Gelora Sanden Kota Magelang tahap ke-7 senilai anggaran Rp 7,5 miliar yang diharap dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

MAGELANG, suaramerdeka.com – Pemkot Magelang kembali menggenjot pembangunan infrastruktur tahun 2021 ini setelah di tahun 2020 lalu agak tersendat akibat pandemi Covid-19.

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sudah melelang proyek pengerjaan sejak akhir tahun 2020 lalu.

Salah satunya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) yang sudah menuntaskan enam paket pada akhir tahun lalu. Dilelang lebih awal bertujuan agar manfaat bisa segera dirasakan masyarakat.

 “Terlebih saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, kita harapkan tidak terlalu membuat kendala pembangunan jika kita kebut di awal,” ujar Kepala DPU-PR Kota Magelang, Ch Yonas Nusantrawan Bolla, kemarin.

Baca Juga: BUMDes Kuat, Ekonomi Desa Jadi Sukses

Dia menuturkan, keenam paket yang sudah dilelang semuanya merupakan proyek strategis.

Di antaranya seperti pembangunan gardu pandang dan monumen Tanah Air Bangsa di Gunung Tidar, pembangunan kantor DP4KB, pembangunan kolam renang tahap akhir di Gelora Sanden, dan lainnya.

 “Desember 2020 kita lelang, sedangkan kontraknya Januari 2021. Kami harap pembangunan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Kita siapkan anggaran sekitar Rp 62,225 miliar untuk sejumlah pembangunan itu,” katanya.

Beberapa proyek strategis itu antara lain, rehabilitasi talud saluran Gandekan, Kalikota senilai Rp 1,01 miliar, pekerjaan saluran di Kramat Selatan dan Cacaban sebesar Rp 3,697 miliar, dan rehabilitasi saluran drainase Jalan Gatot Soebroto Rp 16,78 miliar.

Baca Juga: Tidak Shalat Masuk Golongan Kafir, Ini Dasar Hukumnya

Lalu, pembangunan Gedung Kantor DP4KB Kota Magelang Rp 15 miliar, pembangunan kolam renang di kompleks Gelora Sanden tahap ke-7 Rp 7,5 miliar, peningkatan pembangunan sarana dan prasarana olahraga Rp 1,5 miliar, dan pekerjaan fisik gardu pandang Gunung Tidar Rp 2,05 miliar.

Termasuk pekerjaan fisik monumen Tanah Air Satu Bangsa Rp 1,25 miliar, pengaspalan di 8 jalan protokol dan nonprotokol dengan anggaran senilai Rp 7,085 miliar serta pemeliharaan Jalan Kalibening VI dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 6,385 miliar.

Menurutnya, manfaat lain dengan lelang dini, maka serah terima pekerjaan pertama atau provinsional hand over (PHO) bisa lebih cepat.

Baca Juga: Bupati Cilacap Minta Pengetatan Prokes Saat PTM Diterapkan

Dengan demikian, rekanan tidak perlu khawatir masalah cuaca, karena pertengahan tahun biasanya curah hujan akan berkurang.

“Mengerjakan proyek pembangunan jika masuk bulan Mei sampai September biasanya sedang musim kemarau, sehingga kalau pembangunan bisa maksimal hasilnya. Berbeda kalau musim hujan, tentu butuh waktu lama rekanan untuk menyelesaikannya,” jelasnya.

Terpisah, Kepala UPT Gelora Sanden, Bayu Saputro mengaku menyambut baik dimulainya pelaksanaan pembangunan tribun tahap akhir ini.

Hal ini dinilainya akan menjadi tambahan fasilitas di sport center untuk menjadi tujuan masyarakat berolahraga.

“Tentunya juga mendukung daya saing Kota Magelang yang nantinya dapat segera difungsikan untuk umum maupun sebagai tempat perhelatan kejuaraan renang,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Pemkot Pekalongan Minta PK5 Jaga Prokes dan Tibum

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:23 WIB
X