Sentra Vaksinasi Gradhika Timbulkan Kerumunan Antrean

- Rabu, 9 Juni 2021 | 11:23 WIB
Kerumunan dalam kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Gradhika. (suaramerdeka.com/dok) (Cun Cahya)
Kerumunan dalam kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Gradhika. (suaramerdeka.com/dok) (Cun Cahya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi membuka Sentra Vaksinasi Gradhika mulai Selasa, 8 Juni 2021 hingga akhir Desember 2021.

Terpantau Rabu, 9 Juni 2021 antrian masyarakat untuk mengikuti vaksin terlihat menimbulkan kerumunan. Bahkan antrean sampai ke luar gerbang.

Bahkan Satpol PP Provinsi Jawa Tengah menggunakan pengeras suara menegaskan bagi yang tidak berkepentingan dan tidak berusia 50 tahun keatas untuk membubarkan dari antrean.

Baca Juga: Pasar Tradisional di Pemalang Disemprot Disinfektan Malam Hari

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun juga turun tangan mengatasi kerumuman masyarakat yang antusias mengikuti vaksinasi itu.

"Ndak usah rebutan, ndak usah kesusu semua kita layani. Yang 50 tahun dulu silahkan, dibawah 50 tahun nanti jenengan ditolak. Antre-antre jangan bergerombol," tegasnya.

Lebih lanjut Ganjar meminta panitia segera membuat kebijakan terkait dengan alur pendaftaran vaksinasi.

Baca Juga: Petugas Puskesmas Ceper Tracing Warga Terkonfirmasi Covid-19

Dirinya juga memberi, contoh pendaftaran bisa menggunakan data yang dimiliki dinas terkait secara online.

Sentra vaksinasi ini merupakan upaya cepat Pemerintah Jawa Tengah untuk menangani kasus Covid-19.

Yaitu dengan melakukan percepatan vaksinasi, terutama di delapan daerah yang saat ini dinyatakan sebagai zona merah.

Ganjar mempersilakan para warga usia 50 tahun ke atas, untuk datang langsung ke lokasi, salah satunya di Sentra Vaksinasi Gradhika Bhakti Praja Semarang.

Namun, tidak perlu rebutan, tetap harus tertib dan menjaga protokol kesehatan.

Syaratnya pun mudah, yaitu hanya membawa KTP Jateng. Kegiatan itu akan berlangsung setiap hari hingga akhir Desember 2021.

Vaksinasi ini targetnya 1.000 orang per hari.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelajah Wisata Jawa Tengah Lewat Mubeng Jateng

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:16 WIB

Potensi Zakat Penghasilan ASN di Kebumen Rp 24 Miliar

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:17 WIB

202 Pekerja di Sleman di-PHK Terdampak Pandemi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:25 WIB

Nama-Nama Bayi Unik Yang Sempat Viral di Indonesia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:26 WIB
X