Pemkab Sleman Tambah Fasilitas Shelter Covid-19

- Senin, 7 Juni 2021 | 19:00 WIB
asrama haji. (istimewa)
asrama haji. (istimewa)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Masih tingginya temuan kasus positif Covid-19 mendorong Pemkab Sleman menambah fasilitas kesehatan darurat.

Saat ini sudah ada dua shelter yang dikelola Pemkab yakni Asrama Haji, dan Rusunawa Gemawang. Masing-masing memiliki kapasitas 112 dan 74 bed.

Menyusul dalam waktu dekat akan ditambah shelter Universitas Islam Indonesia (UII). Rencananya, fasilitas kesehatan darurat Covid-19 (FKDC) ini akan diaktivasi mulai pekan depan.

"Sekarang masih dalam proses persiapan. Target kami, minggu depan sudah siap beroperasi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo kepada Suara Merdeka, Senin (7/6).

Baca Juga: Kapolri Siapkan 5 Manajemen Kontijensi Terkait Zona Merah Covid-19

Kapasitas ruang isolasi yang di shelter UII sebanyak 72 bed. Sama halnya dengan FKDC yang sudah ada sebelumnya, shelter UII juga diperuntukkan menampung pasien tanpa gejala.

Dijelaskan Joko, pengadaan shelter ini merupakan hasil kerjasama Pemkab Sleman dengan kampus UII didukung komunitas kemanusiaan Sambatan Jogja (Sonjo).

Faskes darurat tersebut akan menempati asrama mahasiswa putra yang terletak di sisi selatan gedung induk.

Baca Juga: Kisruh Rumah Tangga dengan Aa Gym, Teh Ninih Ungkap soal Kehilangan Rasa Syukur

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X