Klaster Rumah Tangga dan Hajatan jadi Fokus Penangan Satgas Covid-19 di Karanganyar

- Senin, 7 Juni 2021 | 17:41 WIB
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. (suaramerdeka.com / dok)
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. (suaramerdeka.com / dok)

KLATEN, suaramerdeka.com - Bupati Karanganyar Juliyatmono menjelaskan bahwa fokus perhatian Satgas Covid-19 dalam penanganan virus Corona yaitu klaster rumah tangga dan hajatan.

Sebab, kata Bupati, dua klaster tersebut memberi kontribusi cukup signifikan, dalam penambahan kasus Covid-19. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar, per 6 Juni ada 395 total kasus aktif positif Covid-19 di Karanganyar.

Dari jumlah tersebut, 174 kasus menjalani rawat inap dan 221 kasus menjalani isolasi mandiri. Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, klaster rumah tangga muncul karena banyak masyarakat yang besuk saudara, tetangga atau kerabatnya yang sakit.

"Padahal, yang dijenguk ada kecenderungan positif Covid-19," katanya, Senin (7/6/2021).

Sementara klaster hajatan muncul karena banyak penyelenggara hajatan yang abai protokol kesehatan (prokes).

"Kalaupun sudah menerapkan prokes, duduk sudah berjarak, sudah menyiapkan sarana cuci tangan, namun pada saat bersantap kan semua buka masker. Ini juga berpotensi menularkan," jelasnya.

Karena itu, Satgas Covid-19 mengambil langkah-langkah tegas untuk mendisiplinkan masyarakat agar tidak mengabaikan prokes.

"Masyarakat harus terus diingatkan, bahwa Covid-19 masih ada. Jangan kemudian lalai, abai, tidak peduli. Harus disiplin prokes. Sebagai upaya untuk menekan penyebaran kasus," tandasnya.

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Ribuan Kader Kesehatan di Sleman Disuntik Booster

Selasa, 30 November 2021 | 13:27 WIB

Hari Naas dan Hari Keberuntungan Selasa Kliwon

Selasa, 30 November 2021 | 10:37 WIB
X