Tinjau Penanganan Covid-19 di Pati, Ini Pesan Panglima TNI ke Bupati

- Senin, 7 Juni 2021 | 14:25 WIB

"Sehingga kita bisa mendapat data kasus positif, data kesembuhan, kematian, kemudian BOR (Bed Occupancy Rate) di rumah sakit, termasuk tempat isolasinya," jelas Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca Juga: Haji 2021 Ditiadakan, Presiden Joko Widodo Diharap Bisa Berkomunikasi dengan Raja Salman

Syarat penguatan fungsi Posko PPKM di antaranya adalah menyediakan peralatan dan perlengkapan tes swab. Apabila ada permasalahan terkait tenaga di posko, maka TNI-Polri akan melakukan penebalan pasukan.

"Contohnya, di Pati ada 401 desa yang semuanya memiliki Pos PPKM. Setiap posko akan kami tempatkan penebalan TNI-Polri yang memiliki kemampuan sebagai tracer, juga membantu menegakkan prokes. TNI-Polri juga membantu mengawasi kegiatan prokes di ruang-ruang publik," papar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI mengapresiasi Pemkab Pati yang cukup berhasil mengendalikan angka Covid-19, sehingga tidak ada desa/kelurahan yang tergolong zona merah.

"Dari 401 desa dan 5 kelurahan yang ada, 280 tergolong zona kuning dan selebihnya hijau. Pemkab Pati juga memiliki kesiapan untuk isolasi sebanyak 430 tempat tidur di 10 rumah sakit," ujar Panglima TNI.

Marsekal Hadi Tjahjanto berharap, kasus positif Covid-19 tidak bertambah lagi. Caranya ialah dengan memaksimalkan Tracking, Testing, dan Treatment (3T).

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ribuan Kader Kesehatan di Sleman Disuntik Booster

Selasa, 30 November 2021 | 13:27 WIB

Hari Naas dan Hari Keberuntungan Selasa Kliwon

Selasa, 30 November 2021 | 10:37 WIB

Libur Akhir Tahun, Destinasi Wisata di Sleman Tetap Buka

Minggu, 28 November 2021 | 15:57 WIB

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB
X