Tinjau Penanganan Covid-19 di Pati, Ini Pesan Panglima TNI ke Bupati

- Senin, 7 Juni 2021 | 14:25 WIB

PATI, suaramerdeka.com - Bupati Pati Haryanto mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Pati masuk dalam zona oranye kasus Covid-19. Puncak kenaikan kasus terjadi pada bulan Desember 2020 sampai Maret 2021.

Menurutnya, kasus Covid-19 mengalami penurunan pada bulan April 2021 dan kembali mengalami kenaikan pasca lebaran 1442 H.

Hal itu disampaikan Bupati Haryanto, saat menerima kunjungan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Ganip Warsito. Kunjungan ini dalam rangka memantau penanganan Covid-19 di Kabupaten Pati.

Baca Juga: Gandeng Pemkot Semarang, Gojek Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal Mitra Driver

Saat ini, lanjut Haryanto, status suspect sebanyak 107 orang, 124 dinyatakan positif dan 60 orang dilakukan isolasi terpusat. Selain itu rumah sakit di Kabupaten Pati saat ini merawat 73 orang yang berasal dari Kabupaten Kudus.

"Upaya Pemkab Pati yaitu memfasilitasi isolasi mandiri di setiap desa dengan pantauan oleh Jogo Tonggo serta isolasi terpusat di 10 rumah sakit yang menyediakan 430 tempat tidur," ungkap Bupati, Sabtu 5 Juni 2021.

Sedangkan untuk cakupan vaksin yang sudah dilaksanakan, Bupati mengungkapkan periode Januari sampai Juni 2021 adalah untuk tenaga kesehatan, pelayan publik dan lansia dengan sasaran sebanyak 212.876 orang.

Baca Juga: PTM Terbatas Harus Tetap Diikuti Upaya Pencegahan Meluasnya Covid-19

Sementara itu, Panglima TNI mengatakan laporan dari Bupati memang benar adanya bahwa di Kabupaten Pati memang mayoritas zona orange dan hijau. Ada dua kunci untuk mempertahankan Kabupaten Pati tetap zona orange bahkan menjadi zona hijau. Yaitu, meningkatkan fungsi pos - pos yang ada di desa maupun kawedanan.

Pihaknya menekankan pada penguatan fungsi Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ada di Pati.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X