Kemensos Siapkan Layanan Multifungsi bagi PPKS di 41 Balai se-Indonesia

- Minggu, 6 Juni 2021 | 11:12 WIB
Mensos Tri Rismaharini meninjau berbagai ruang vokasional seperti cafe, kerajinantangan, otomotif, salon, kayu-kayuan, penatuan (laundry) dan industri rumahan di Sentra Kreasi Atensi di Balai Anak Antasena, Salaman, Kabupaten Magelang. (suaramerdeka.com/Asef Amani) (Asef Amani)
Mensos Tri Rismaharini meninjau berbagai ruang vokasional seperti cafe, kerajinantangan, otomotif, salon, kayu-kayuan, penatuan (laundry) dan industri rumahan di Sentra Kreasi Atensi di Balai Anak Antasena, Salaman, Kabupaten Magelang. (suaramerdeka.com/Asef Amani) (Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyediakan layanan multifungsi bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di 41 balai yang tersebar di Indonesia.

Hal ini supaya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang dekat.

Rencana itu diutarakan Menteri Sosial Tri Rismaharini pada peresmian Sentra Kreasi Atensi (SKA) di Balai Anak Antasena, Kecamatan Salaman, Sabtu, 5 Juni 2021.

Baca Juga: Minggu Pagi, Gunung Merapi 2 Kali Luncurkan Guguran Awan Panas

Risma mengatakan, PPKS bisa ditingkatkan dengan berbagai keterampilan vokasional atau Program Keluarga Harapan agar mandiri, bukan hanya diberi pelatihan saja
dan tidak tahu harus melakukan apa.

"Kami akan memberikan 490 kursi roda elektrik dan biasa bagi para penyandang disabilitas, serta tongkat dengan sensor yang mengeluarkan suara agar mereka mandiri," ujarnya.

Menurut Risma, SKA yang diresmikan itu satu-satunya penyedia layanan multifungsi di Indonesia dan akan dijadikan projek percontohan bagi balai-balai lain.

Baca Juga: Purnawirawan dan Persit Kodim Klaten Jalani Vaksinasi Dosis Kedua

Pada acara itu pula, Risma berencana akan menggandeng Indonesia Offroad Federation (IOF) dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) lantaran mengalami kesulitan tatkala mengirimkan bantuan ke Kabupaten Manggarai dan Nusa Tenggara Timur karena jalan yang rusak dan jalur komunikasi terputus.

"Kami bersinergi dengan IOF untuk mengatasi jalan rusak saat mengantar bantuan dan kendala komunikasi yang terputus bersinergi dengan RAPI agar tetap bisa lancar," jelasnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X