TNI-Polri Akan Giatkan Operasi Yustisi dan PPKM Mikro Setiap Hari di Kudus

- Jumat, 4 Juni 2021 | 13:21 WIB
Pangdam Diponegoro dan Kapolda Jateng apel besar penangan Covid 19 di Alun-alun Simpang 7 Kudus. (suaramerdeka.com/dok)) (Cun Cahya)
Pangdam Diponegoro dan Kapolda Jateng apel besar penangan Covid 19 di Alun-alun Simpang 7 Kudus. (suaramerdeka.com/dok)) (Cun Cahya)

KUDUS, suaramerdeka.com - Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan TNI-Polri akan melakukan operasi yustisi dan kegiatan PPKM MIkro di Kabupaten Kudus setiap harinya yang bertujuan untuk pemulihan Kabupaten Kudus dari Covid 19.

"Operasi yustisi ini akan kita giatkan dan kita galakan pagi, siang dan malam. Pasukan sudah siap melakukan operasi ini, kalau perlu sanksinya, sanksi sosial yang akan kita berikan nantinya,” katanya, usai melakukan apel besar penangan Covid 19 di Alun-alun Simpang 7 Kudus, Jumat 4 Juni 2021.

Kapolda menambahkan Pemerintah Indonesia saat ini sedang gencar untuk melakukan vaksinasi secara massal di seluruh wilayah.

Baca Juga: Polsek Cilongok Di-lockdown, Pelayanan Dialihkan via BLKK

"Untuk itu, seluruh Babinsa, Bahbinkamtibmas, Bataliyon TNI dan Brimob, serta unsur elemen masyarakat, kita terjunkan, untuk melakukan penanganan Covid di Kabupaten Kudus ini, serta melakukan vaksinasi masal. Kita akan pulihkan Kudus seperti sedia kala,” ungkapnya.

Kapolda juga mengimbau bahwa vaksin ini bukanlah obat untuk Covid-19 melainkan vaksin ini adalah untuk meningkatkan imun tubuh supaya terhindar terhadap virus Corona.

Oleh karena itu setelah menerima vaksin tersebut, masyarakat masih wajib untuk mematuhi protokol kesehatan Covid.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji 2021 Ditiadakan, Kemenag Blora Segera Surati JCH

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menambahkan untuk bisa mengatasi persoalan Covid-19 di Kudus, ada beberapa hal yang bisa dilakukan setelah melakukan evaluasi dan perbaikan.

Menurutnya untuk bisa menekan penyebaran dan peningkatan kasus Covid-19 di Kudus itu dibutuhkan peran serta dan partisipasi dari tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Tujuannya, untuk mengajak masyarakat.

Hal ini mengingat masyarakat Kudus dikenal sebagai masyarakat bertipe paternalistik.

Yakni, masyarakat yang lebih tunduk kepada tokoh agama atau tokoh masyarakat di daerahnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB
X