Jateng Dapat Jatah Formasi CASN 11.648, Terbanyak PPPK Guru

- Rabu, 2 Juni 2021 | 19:43 WIB
pegawai Non ASN Kota Semarang dipecat larangan mudik (Puthut Ami Luhur)
pegawai Non ASN Kota Semarang dipecat larangan mudik (Puthut Ami Luhur)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapat alokasi Calon Aparatur Sipil  Negara (CASN) tahun 2021 sebanyak  11.648 lowongan.

Posisi paling banyak diperuntukkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 11.347 lowongan, Sedangkan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hanya 301 lowongan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah Wisnu Zaroh memaparkan, dari total lowongan CASN 2021, lowongan untuk PPPK tenaga guru paling banyak. Total lowongan PPPK untuk guru mencapai 10.819 lowongan, kemudian PPPK tenaga kesehatan 525 lowongan, dan terakhir untuk PPPK tenaga teknis sejumlah tiga lowongan.

“Tahun ini perbandingannya jauh sekali, untuk tenaga P3K itu hampir 96 persen. Kalau untuk CPNS itu, tahun ini tersedia 291 (lowongan) untuk tenaga teknis. Sementara untuk tenaga kesehatan 10 (lowongan),” ujarnya, ditemui di Kantor BKD Jateng Jl Stadion Selatan Nomor 1, Kota Semarang, Rabu (2/6/2021).

Ia mengatakan, perekrutan PPPK yang lebih banyak, sesuai dengan kebijakan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi. Namun ke depan, diharapkan rasio perbandingannya adalah 70 persen untuk PPPK, 30 persen untuk PNS.

Baca Juga: Efek Lebaran, Nilai Tukar Petani Jateng Periode Mei 2021 Meningkat

Wisnu mengatakan, dalam sistem penerimaan CASN 2021 dilakukan dengan ujian. Hal itu berlaku baik untuk lowongan CPNS ataupun PPPK. Namun, untuk lowongan PPPK tidak ada pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD.

Ia menjelaskan, skema perekrutan PPPK langsung menggunakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Semua tahapan, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan ujian dan pemberkasan dilakukan online.

Dijelaskan Wisnu, mereka yang ikut dalam seleksi PPPK adalah mereka para profesional yang telah memunyai kemampuan kerja sebelumnya.

“Pemerintah daerah akan merekrut tenaga profesional, dengan demikian untuk bisa memasuki PPPK ini, mereka sudah berpengalaman di bidangnya, bukan yang baru atau fresh graduate. Persyaratannya minimal tiga tahun sudah bekerja di bidangnya dan dibuktikan dengan pernyataan dari pimpinan bersangkutan,” terang Wisnu.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X