Rekomendasi Turun, Lelang Jabatan Sekda Rembang Segera Digelar

- Rabu, 2 Juni 2021 | 18:50 WIB
Pemkab Rembang mendapatkan lampu hijau dari Kemendagri untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), meski Bupati Abdul Hafidz belum genap enam bulan menjabat. (SM/Ilyas al-Musthofa)
Pemkab Rembang mendapatkan lampu hijau dari Kemendagri untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), meski Bupati Abdul Hafidz belum genap enam bulan menjabat. (SM/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com - Rekomendasi pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Rembang dari Kemendagri akhirnya turun. Dengan demikian, seleksi dengan lelang terbuka (open bidding) segera dilakukan.

Saat ini, Pemkab dalam tahap pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) dengan menyurati Perguruan Tinggi (PT) sebagai bagian di dalamnya.

PT yang sudah dipilih untuk dilibatkan sebagai Pansel adalah tim dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Pj Sekda Rembang, Edy Supriyanta menyatakan, Pemkab juga mengirimkan surat kepada Gubernur Jateng untuk meminta petunjuk perihal siapa saja yang bakal menjadi Pansel. Komposisi Pansel nanti terdiri dari Pemprov Jateng, PT dan unsur lainnya.

 "Setelah mendapat jawaban dari Gubernur, selanjutnya kami bersurat ke KASN untuk meminta persetujuan kembali. Jika clear, kemudian kami umumkan seleksi pengisian Sekda kepada publik. Saya berharap semua yang memenuhi syarat bisa mendaftar," terang Edy.

Baca Juga: Soal Bupati Alor, Risma: Bukan PKH Tapi Bantuan Bencana

Kepala BKD Rembang, Suparmin mengungkapkan, anggaran proses lelang jabatan Sekda Rembang sudah disiapkan sebesar Rp 310 juta. Anggaran tersebut sudah termasuk honor Pansel dari berbagai unsur.

Ia menyebutkan, surat permintaan persetujuan kepada KASN harus dilampiri dengan dokumen perencanaan. Pada dokumen tersebut di dalamnya sudah tercantum Pansel yang akan menyelenggaraan lelang terbuka.

"Surat permohonan kepada Undip sudah kami layangkan. Tinggal mereka menunjuk siapa yang akan menjadi Pansel. Jika semuanya berjalan normal, maka seleksi Sekda Rembang bisa dilaksanakan dalam jangka waktu 2 bulan," paparnya.

Baca Juga: Harga Kedelai Dunia Turun, Kemendag Berharap Perajin Tahu dan Tempe Makin Bergairah

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa MAN Purbalingga Diminta Teladani Nabi Muhammad

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Ajakan Warga Mangunan Jaga Hutan lewat Tradisi Kenduri

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:32 WIB
X