Pusdataru Jateng Siapkan Sistem Wasit Awasi Proyek di Lapangan

- Rabu, 2 Juni 2021 | 15:22 WIB
Proyek Dinas Pusdataru Jateng di Brebes, yang bisa dipantau dengan sistem WASIT
Proyek Dinas Pusdataru Jateng di Brebes, yang bisa dipantau dengan sistem WASIT

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebuah terobosan baru disiapkan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jawa Tengah untuk mengawasi proyek-proyeknya di lapangan. Sehingga proyek yang sedang dikerjakan bisa diawasi setiap saat. Sistem tersebut Pengawasan Berbasis Informasi Teknologi (WASIT).

‘’Era digital, semua harus transparan, terutama dalam membantu visi misinya Gubernur ,menuju  Jateng Sejahtera dan Berdikari Tetep Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi. Ini harus diterjemahkan dalam pelaksanaan sehari-hari. Kami mewujudkan Pemerintahan Provinsi Jateng yang bersih, jujur, dan transparan,’’ kata Kepala Bidang Sungai dan Bendungan Dinas Pusdataru  Jateng Kunarto ST MT, kemarin.

Baca Juga: Hari Sepeda Sedunia, B2W Indonesia: Momentum Membangun Kota Sehat Rendah Emisi

Sehingga dalam rancangan, lanjut dia, Pusdataru melakukan rancangan aksi perubahan kinerja, bahwa pelaksanaan harus bisa diawasi secara langsung. ‘’Kita tidak sekadar percaya saja sama-teman-teman di lapangan, karena jujur SDM kita berkurang,’’ tambah Kunarto.

Penerapannya, di lokasi proyek di pasang beberapa CCTV yang memantau pelaksanaan proyek. CCTV tersebut dilengkapi dengan pengeras suara, sehingga pengendali proyek bisa member petunjuk langsung kepada pekerja. ‘’Kalau ada misalnya, besi yang tidak sesuai spek, bisa dilihat dan langsung diingatkan,’’ ujar dia.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Daerah Naik, Kemenkes Akan Percepat Vaksinasi

Menurutnya, hal itu untuk memastikan apakah pekerjaan tersebut sesuai kontrak, baik kualitas maupun kuantitas. ‘’Sementara kalau kita tidak bisa mantau sendiri bagaimana? Inilah yang kami buat terobosan supaya membantu kami untuk mengawasi pekerjaan di lapangan,’’ kata Kunarto.

Menguntungkannya, rekaman CCTV tersebut bisa disimpan sampai tiga minggu.

‘’Kalau kita tidak bisa lihat langsung, ada kesempatan tiga minggu untuk melihat. Oh pelaksaan taggal kemarin seperti apa, sesuai apa tidak,’’ ujar dia.

Menurut Kunarto aplikasi tersebut sudah dibagikan kepada Inspektorat Wilayah untuk membantu audit. ‘’Kalau ada yang salah segera diingatkan. Pelaksaaan proyek bisa sesuai spek yang kami tetapkan dalam kontrak,’’ katanya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB

Gading Paradise, Hadirkan Miniatur Eropa di Kebumen

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:14 WIB
X