PKB Wonosobo Targetkan 15 Kursi di DPRD

- Selasa, 1 Juni 2021 | 16:35 WIB
DPC PKB Wonosobo menggelar Muskercab di PP Al Mubarok Manggisan Mojotengah, Senin (31/5). (SM/Adib Annas Maulana)
DPC PKB Wonosobo menggelar Muskercab di PP Al Mubarok Manggisan Mojotengah, Senin (31/5). (SM/Adib Annas Maulana)

 Aspirasi warga NU harus dapat diperjuangan wakil rakyat di DPRD dari PKB. Sehingga NU dan PKB tetap bersatu dalam segala situasi.

"NU itu bapaknya PKB dan PKB itu anaknya NU. Jadi tidak bisa dipisahkan sampai kapan pun. Muskercab itu menjadi panduan terkait apa, siapa dan bagaimana PKB akan dibawa di masa yang akan datang," katanya.

Ngarifin menganalogikan, saat ini banyak perusahaan ambruk alias bangkrut secara tragis dan sistemik, karena tidak bisa mengikuti perkembangan zaman dan meletakan bangunan yang kokoh.

"Perusahaan sekelas Giant, Ramayana dan Matahari, hari ini gulung tikar. Karena apa? Tidak bisa mengikuti perkembangan zaman dan tehnologi. Kalah dengan pendatang baru yang kerjanya terukur dan berbasis data," ungkapnya.

Sebagai partai politik, PKB harus bisa mengadopsi managemen perusahaan kekiniaan, yang mampu memanfaatkan gerakan emak-emak. Meski tidak terlihat, namun sangat masif, merata di seluruh wilayah dan strata sosial dan sulit dibendung.

"Gerakannya tidak terlihat tetapi hasilnya nyata dan sangat terukur. PKB harus bisa menang dengan cara seperti itu, gerakanya tidak terbaca tapi hasilnya nyata dan mampu meraih kemenangan secara signifikan," katanya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X