Peringati Hari Lahir Pancasila, 49 Orang Diganjar Menyapu Pasar

- Selasa, 1 Juni 2021 | 13:36 WIB
Razia protokol kesehatan di Blora. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz) (Abdul Muiz)
Razia protokol kesehatan di Blora. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz) (Abdul Muiz)

BLORA, suaramerdeka.com - Razia protokol kesehatan (prokes) digelar di Pasar Sido Makmur Blora, Jawa Tengah, bertepatan dengan peringatan hari lahir Pancasila, Selasa, 1 Juni 2021.

Hasilnya, sebanyak 49 orang kedapatan melanggar prokes. Merekapun mendapatkan sanksi.

Dari dua sanksi yang disediakan, yakni membayar denda Rp 100.000 atau membersihkan lingkungan, para pelanggar memilih membersihkan kawasan pasar.

Baca Juga: Dinkes Jateng Minta Kabupaten Kota Waspadai Tren Peningkatan Covid-19 Sepekan ke Depan

"Suami saya lupa bawa masker. Tadi buru-buru mengantarkan saya berbelanja ke pasar," kata Riyanti.

Diapun merelakan suaminya mendapat hukuman menyapu halaman pasar yang terletak di jalan Blora-Randublatung tersebut.

Sementara Riyanti yang memakai masker, luput dari razia prokes yang digelar aparat gabungan.

Baca Juga: Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 Jadi Bagian Penting Pemulihan Industri Pariwisata

"Sebenarnya saya yang salah mengajak suami mengantar ke pasar padahal tidak memakai masker," ujarnya.

Razia prokes digelar untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Blora. Aparat gabungan terdiri dari Kepolisian Resor (Polres), Komando Distrik Militer (Kodim), Detasemen Polisi Militer (Denpom), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Warga yang terjaring razia, langsung diberi masker oleh BPBD.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X