Hendak Selfie, Paman dan Keponakan Terseret Ombak Pantai Menganti

- Minggu, 30 Mei 2021 | 19:15 WIB
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban yang terseret ombak di Pantai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen, Minggu (30/5). (Supriyanto)
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban yang terseret ombak di Pantai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen, Minggu (30/5). (Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Dua orang wisatawan yang masih keluarga terseret ombak Pantai Menganti saat hendak swafoto alias foto selfie di pinggir tebing karang, Minggu (30/5).

Dua wisatawan itu merupakan paman dan keponakan bernama Fajar Mutaqie (32) dan Tsaqif Zahid Zindagi (3) warga Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman DI Yogyakarta.

Sang paman bernama Alan ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan Tsafiq (3) masih dalam pencarian tim SAR Gabungan.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 di spot Tanjung Karang Bata Pantai Menganti. Saat itu korban berada di tebing pinggiran pantai.

Tak disangka tiba-tiba ombak besar datang. Saat itu korban yang sedang menggendong korban yang tiga tahun terseret ombak.

"Kedua terseret ombak. Keterangan sejumlah saksi di lapangan saat kejadian ombak di kawasan Pantai Menganti lumayan tinggi," jelas Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Iptu Tugiman.

Wakil Ketua Pengelola Wisata Pantai Menganti Tunisman (47) mengungkapkan, dua wisatawan yang diterjang ombak berada di tempat aman.

"Sebetulnya berada di tempat aman. Jarang sekali ada ombak sampai ke situ. Pagi tadi informasi ada tiga ombak besar di lokasi tersebut," jelas Tunisman.

Untuk alasan keamanan, sebenarnya dari pengelola wisata sudah sangat hati-hati, termasuk penempatan petugas penjaga pantai untuk mengawasi wisatawan.

"Jika wisatawan berada di tempat bahaya, kami ingatkan melalui petugas kami di lapangan. Tapi korban saat itu berada di tempat aman," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X