Ratusan Ojol dan Karyawan Warung Makan Berselisih di Gondokusuman Yogyakarta

- Senin, 15 November 2021 | 13:44 WIB
rumah makan di kota Jogja dipasang garis polisi. (foto; istimewa)
rumah makan di kota Jogja dipasang garis polisi. (foto; istimewa)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Salah satu warung makan ternama di Gondokusuman, Yogyakarta diberi garis polisi setelah sehari sebelumnya ratusan ojek online (ojolmenggeruduk warung makan tersebut, minggu, 14 November 2021.

Kapolsek Gondokusuman Kompol Surahman menyatakan peristiwa tersebut berawal dari keributan antar beberapa pegawai rumah makan dan pengemudi ojol yang menerima pesanan untuk berbelanja di tempat tersebut pada Sabtu 13 November siang.

Surahman menyebut ada kendala pada pesanan ojol dan operator menyampaikan ada masalah teknis, sehingga pesanan yang diminta tidak kunjung diterima ojol.

Baca Juga: Saksi Mata Mendengar Suara Aneh Saat Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap, Begini Pengakuannya

Pihak warung makan tetap berusaha melayani pesanan dari ojol tersebut namun si pengemudi tidak sabar hingga menendang kursi plastik yang ada di sana.

"Ada kemungkinan ojolnya kesal karena terlalu lama menunggu lalu menendang kursi plastik, ada kata-kata yang dilontarkan sehingga menyebabkan perselisihan," ujar Surahman.

Surahman memastikan perselisihan antar ojol dan pegawai rumah makan hanya sebatas adu argumen dan tidak sampai terjadi kontak fisik.

Baca Juga: Bupati Banyumas Achmad Husein Klarifikasi Cuplikan Video Takut OTT yang Viral: Itu Tidak Lengkap

Akan tetapi, ratusan ojol mendatangi rumah makan tersebut beramai-ramai dari Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

"Terdapat sekitar 500 orang, ya hanya solidaritas antas sesama ojol," sambungnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X